FaktaHari – 17 Agustus 2026 | PT Indika Energy Tbk kembali mencuri perhatian di industri kendaraan listrik nasional. Melalui anak usahanya, PT Ilectra Motor Group (ALVA), perusahaan energi ini menjadi tuan rumah peluncuran ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) yang diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Kehadiran PT Indika Energy Tbk sebagai pengembang utama menandai langkah strategis dalam percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menyebut peluncuran Motor Listrik Nasional ini adalah tonggak penting bagi industri kendaraan listrik dalam negeri. Ia menekankan bahwa pengembangan motor listrik bukan proyek dadakan. PT Indika Energy Tbk telah menyiapkan lini produksinya sejak beberapa tahun lalu, jauh sebelum program ini dicanangkan. “Indika sudah bekerja. Dia bergerak di bidang tambang, tapi saya tidak tahu inisiatif siapa kok punya niat membikin motor listrik sekian tahun yang lalu. Jadi hari ini tadi production line itu bukan urusan dua hari yang lalu atau tiga hari yang lalu,” ujar Prabowo dalam acara yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo juga mengaku sempat meminta Indika untuk menunjukkan langsung pabrik dan lini produksi motor listrik yang mereka bangun. Hal itu dilakukan untuk memastikan produk tersebut benar-benar diproduksi di dalam negeri, bukan sekadar menggunakan merek lokal pada produk buatan perusahaan lain. “Saya lihat saya mau lihat ada punya production line. Bener enggak? Iya kan? Atau jangan-jangan perusahaan dari mana you tempel aja merekmu,” tegasnya. Setelah melihat langsung, Prabowo mengapresiasi keseriusan PT Indika Energy Tbk dalam membangun industri kendaraan listrik nasional.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, BUMN, dan akademisi. Menurutnya, kemandirian ekonomi menjadi kunci utama bagi kemajuan bangsa. “Hari ini adalah hari yang sangat penting karena ini satu tonggak atas inisiatif masing-masing, para pengusaha swasta yang mulai proyek ini. Mungkin kelompok Indika ya, kelompok yang sudah lama bekerja,” kata Prabowo. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi adalah indikator penting kemajuan sebuah negara.
Momentum peluncuran Motor Listrik Nasional juga diwarnai dengan kabar menggembirakan. CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa pengusaha James Riady berkomitmen membeli 20 ribu unit motor listrik. “Yang mempunyai lahan Pak James Riady dari Lippo yang tadi sempat bicara komitmen untuk beli 20 ribu motor listrik, Bapak Presiden, Pak James Riady,” ungkap Rosan. Komitmen ini dinilai sebagai langkah nyata dukungan dunia usaha terhadap program pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Pemerintah juga tengah mempertimbangkan skema untuk membantu masyarakat yang sudah memiliki sepeda motor bensin agar dapat beralih ke motor listrik. Beberapa opsi yang disebutkan adalah skema tukar tambah dan pembiayaan dengan bunga rendah serta tenor panjang. Dengan begitu, masyarakat dapat menyerahkan motor lamanya untuk mendapatkan motor listrik tanpa harus terbebani biaya awal yang besar. PT Indika Energy Tbk melalui ALVA diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan penetrasi pasar kendaraan listrik nasional.
Langkah PT Indika Energy Tbk dalam mengembangkan motor listrik sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia dapat beralih ke energi listrik yang lebih ramah lingkungan. “Udara dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman, kita akan lebih sejahtera,” tutur Prabowo.
Peluncuran ini menjadi bukti bahwa perusahaan nasional seperti PT Indika Energy Tbk mampu bersaing dengan negara-negara maju yang sudah lebih dulu menguasai industri kendaraan listrik. Meskipun tantangan masih besar, keberanian untuk memulai dihargai oleh pemerintah. Dengan dukungan berbagai pihak, ekosistem motor listrik nasional diharapkan semakin berkembang dan mampu mencapai target produksi yang lebih tinggi. Presiden bahkan menargetkan kunjungan berikutnya untuk melihat produksi 200 ribu hingga 2 juta unit.
Keberhasilan PT Indika Energy Tbk membangun pabrik motor listrik ALVA di Delta Silicon Industrial Park, Cikarang, sejak 2022 menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap industri hijau. Diversifikasi usaha dari tambang menuju energi bersih menjadi contoh transformasi bisnis yang sejalan dengan tren global. Dengan semakin banyaknya pemain yang terlibat, Indonesia optimis dapat menjadi pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.
