Cek Desil BPS: Begini Cara Mengetahui Status Kesejahteraan Sebelum Aturan Pertalite Diberlakukan

Cek Desil BPS: Begini Cara Mengetahui Status Kesejahteraan Sebelum Aturan Pertalite Diberlakukan
Cek Desil BPS: Begini Cara Mengetahui Status Kesejahteraan Sebelum Aturan Pertalite Diberlakukan

FaktaHari – 14 Agustus 2026 | Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang akan menyasar kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pembatasan tersebut direncanakan berlaku secara bertahap setelah sistem pendukungnya siap. Masyarakat yang masuk kategori desil 9 dan 10 akan menjadi sasaran utama. Untuk itu, penting bagi setiap keluarga untuk melakukan cek desil bps demi mengetahui posisi mereka dalam pemetaan kesejahteraan nasional.

Desil merupakan metode pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan indikator sosial ekonomi. Pengelompokan ini tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam DTSEN, desil 1 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sementara desil 10 adalah kelompok paling mampu. Semakin rendah angka desil, semakin besar prioritas keluarga tersebut untuk menerima bantuan sosial.

Cara Melakukan Cek Desil BPS dengan NIK

Untuk mengetahui status desil, masyarakat dapat memanfaatkan layanan daring yang disediakan pemerintah. Cek desil bps dapat dilakukan melalui laman resmi DTSEN di dtsen-form.bps.go.id atau melalui situs Cek Bansos Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id. Langkahnya cukup mudah, hanya dengan menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada kartu tanda penduduk.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan cek desil bps secara online:

  • Buka laman resmi DTSEN BPS atau Cek Bansos Kemensos.
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang tampil untuk verifikasi keamanan.
  • Klik tombol "Cek Data".
  • Tunggu beberapa saat, maka informasi mengenai desil keluarga akan muncul di layar.

Dengan melakukan cek desil bps sejak dini, masyarakat dapat mengantisipasi kebijakan yang akan datang, sekaligus memastikan data mereka akurat untuk keperluan bantuan sosial maupun program subsidi lainnya.

Apa Arti Desil 1 Hingga 10?

Menurut keterangan resmi BPS dan Kementerian Sosial, desil dibagi menjadi sepuluh kelompok yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga berdasarkan urutan kesejahteraan. Berikut rinciannya:

  • Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, menjadi target utama program penanganan kemiskinan ekstrem.
  • Desil 2-4: Kelompok lapisan bawah hingga menengah-bawah atau sering disebut "not have", masih menjadi prioritas penerima bantuan seperti PKH dan sembako.
  • Desil 5: Kelompok menengah-bawah yang secara umum menjadi batas penerima jaminan sosial tertentu, misalnya PBI BPJS Kesehatan.
  • Desil 6-10: Kelompok menengah atas hingga paling mampu atau sering disebut "have".

Pembagian ini tidak didasarkan pada besaran gaji semata. BPS menjelaskan bahwa penentuan desil menggunakan puluhan variabel yang meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, kualitas hunian, akses sanitasi dan air minum, kondisi kesehatan, kepemilikan aset, hingga aktivitas usaha keluarga.

Desil Bisa Berubah Setiap Saat

Perlu dipahami bahwa data DTSEN bersifat dinamis. Artinya, status desil sebuah keluarga dapat berubah seiring pemutakhiran data oleh BPS. Jika kondisi sosial ekonomi keluarga membaik, desil bisa naik. Sebaliknya, jika kondisi memburuk, desil bisa turun. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk rutin memantau status desil mereka secara berkala.

Di Sumatra Selatan, berdasarkan data proporsi penduduk menurut desil, gabungan desil 9 dan desil 10 mencapai sekitar 20,02 persen dari total 2,9 juta keluarga. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan, Edward Candra, menegaskan bahwa pengelompokan desil menjadi basis penting bagi pemerintah dalam menyalurkan perlindungan sosial dan menentukan kebijakan subsidi yang tepat sasaran.

Bagaimana Jika Data Tidak Sesuai?

Apabila hasil cek desil yang muncul dinilai tidak sesuai dengan kondisi nyata, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui beberapa jalur, yaitu:

  • Melalui laman resmi DTSEN di dtsen-form.bps.go.id.
  • Melalui aplikasi Cek Bansos milik Kemensos.
  • Melalui kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat.

Setelah pengajuan pembaruan, data akan diverifikasi terlebih dahulu. Desil baru akan dihitung kembali oleh BPS secara periodik. Namun perlu digarisbawahi, pengajuan pembaruan tidak otomatis mengubah desil. Semua bergantung pada hasil verifikasi dan perhitungan ulang yang dilakukan oleh petugas.

Dengan memahami cara cek desil bps dan arti setiap tingkatan desil, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi kebijakan pemerintah ke depan. Baik untuk keperluan bantuan sosial maupun rencana pembatasan pembelian Pertalite, keakuratan data kesejahteraan menjadi kunci agar program pemerintah dapat berjalan adil dan tepat sasaran. Pastikan Anda dan keluarga segera melakukan pengecekan status desil melalui kanal resmi yang telah disediakan.

Exit mobile version