Berita  

Kades Kesongo: TMMD ke-129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa

Kades Kesongo: TMMD ke-129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa
Kades Kesongo: TMMD ke-129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa

FaktaHari – 17 Juli 2026 | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 yang digelar di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, resmi dimulai pada 15 Juli 2026. Kehadiran program terpadu lintas sektoral ini disambut antusias oleh masyarakat setempat karena dinilai membawa harapan besar bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menegaskan bahwa Kades Kesongo TMMD 129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa secara signifikan.

Pelaksanaan TMMD ke-129 ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026. Program tersebut tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga. Semangat gotong royong tampak kuat sejak awal, dengan warga dan personel Satgas bahu-membahu mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

Kusnadi mengaku bersyukur desanya terpilih sebagai lokasi TMMD. Menurutnya, program ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan yang selama ini diharapkan masyarakat. “Kades Kesongo TMMD 129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa. Kami yakin program ini akan memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Beragam sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi ruang kelas sekolah, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, pembangunan drainase, serta peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) melalui program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding). Infrastruktur ini diharapkan mempermudah akses warga dan memperlancar distribusi barang, sehingga Kades Kesongo TMMD 129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa semakin terwujud.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik seperti cek kesehatan gratis, pasar murah, bantuan sembako, dan pemberian makanan bergizi juga digelar untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting. Kombinasi pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan masyarakat ini menjadi modal penting menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Kusnadi berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 di Desa Kesongo berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang. “Infrastruktur semakin baik, akses semakin mudah, perekonomian meningkat. Program kesehatan juga sangat membantu warga,” pungkasnya. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Dengan demikian, Kades Kesongo TMMD 129 Bojonegoro Dongkrak Ekonomi dan Ubah Wajah Desa bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang mulai terlihat.

Exit mobile version