Dubes Qatar Temui Jokowi di Solo: Kunjungan Terjadwal, Bahas Hubungan Bilateral dan Timur Tengah

Dubes Qatar Temui Jokowi di Solo: Kunjungan Terjadwal, Bahas Hubungan Bilateral dan Timur Tengah
Dubes Qatar Temui Jokowi di Solo: Kunjungan Terjadwal, Bahas Hubungan Bilateral dan Timur Tengah

FaktaHari – 18 Juli 2026 | Kunjungan Duta Besar Qatar ke kediaman Jokowi di Solo sudah dijadwalkan, safari awal bertugas [titlebase] menjadi sorotan publik pada Jumat, 17 Juli 2026. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, Dubes Qatar untuk Indonesia yang baru dilantik, memulai agenda diplomatiknya dengan bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediaman pribadi Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu merupakan courtesy call yang telah direncanakan jauh-jauh hari, sekaligus sebagai perkenalan resmi Sultan sebagai perwakilan negara sahabat.

Dalam pertemuan tertutup tersebut, keduanya membahas berbagai topik, mulai dari hubungan bilateral Indonesia-Qatar hingga situasi terkini di kawasan Timur Tengah, terutama pasca-konflik Iran dan Israel. Jokowi mengaku banyak bertanya mengenai perkembangan terakhir di Timur Tengah, sementara Sultan menekankan pentingnya mempererat kemitraan kedua negara. “Kami berbicara yang ringan-ringan saja, tetapi saya tertarik mendengar situasi terakhir di Timur Tengah,” ujar Jokowi. Kunjungan Duta Besar Qatar ke kediaman Jokowi di Solo sudah dijadwalkan, safari awal bertugas [titlebase] ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan diplomatik di era kepemimpinan baru Qatar di Indonesia.

Setelah bertemu Jokowi, Sultan melanjutkan agendanya dengan mengunjungi Balai Kota Solo. Di sana, Wali Kota Solo Respati Ardi menyambutnya dan mengajukan sejumlah usulan kerja sama. Respati meminta tambahan kuota beasiswa bagi warga Solo untuk menempuh pendidikan tinggi di Qatar. Permintaan ini disambut baik oleh Dubes Qatar, yang menyatakan keterbukaan untuk menindaklanjuti program beasiswa sebagai bagian dari hubungan timbal balik. “Yang saya mohonkan adalah beasiswa pendidikan untuk warga kita agar bisa menempuh pendidikan tinggi di Qatar. Ini menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas SDM warga Surakarta,” jelas Respati. Selain pendidikan, kerja sama di bidang pengelolaan museum juga dibahas, mengingat Solo memiliki museum tertua di Indonesia, Radya Pustaka, dan rencana pembangunan Museum Art and Science. Qatar dinilai memiliki pengalaman luar biasa dalam manajemen museum modern.

Sementara itu, di hari yang sama, rombongan mahasiswa Thailand dari Thai Students Organization of Surakarta (TSOS) juga mengunjungi kediaman Jokowi. Mereka membawa oleh-oleh 2 kg kurma bunma premium asal Thailand senilai Rp10 juta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan diskusi ringan tentang perkuliahan serta harapan mempererat hubungan Indonesia-Thailand. Kehadiran mahasiswa Thailand ini menambah semarak aktivitas di kediaman Jokowi pada hari yang sama dengan kunjungan diplomatik Qatar.

Kunjungan Duta Besar Qatar ke kediaman Jokowi di Solo sudah dijadwalkan, safari awal bertugas [titlebase] ini menegaskan komitmen Qatar untuk menjalin hubungan erat dengan Indonesia, khususnya dengan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Jokowi. Melalui pertemuan ini, diharapkan kerja sama bilateral di berbagai sektor, termasuk pendidikan, budaya, dan diplomasi kawasan, dapat semakin ditingkatkan. Langkah awal Sultan sebagai Dubes baru menunjukkan pendekatan yang hangat dan strategis, memanfaatkan Solo sebagai pintu gerbang diplomasi.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pada 17 Juli 2026 menandai awal yang positif bagi hubungan Indonesia-Qatar. Dengan adanya Kunjungan Duta Besar Qatar ke kediaman Jokowi di Solo sudah dijadwalkan, safari awal bertugas [titlebase] ini, kedua negara memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan. Solo, sebagai kota kelahiran Jokowi, kembali menjadi saksi pentingnya diplomasi tingkat tinggi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Exit mobile version