PSS Kalah Lagi, Riko Simanjuntak Minta Maaf: Super Elja Terpuruk di Posisi 15

PSS Kalah Lagi, Riko Simanjuntak Minta Maaf: Super Elja Terpuruk di Posisi 15
PSS Kalah Lagi, Riko Simanjuntak Minta Maaf: Super Elja Terpuruk di Posisi 15

FaktaHari – 30 Oktober 2026 | PSS Sleman kembali menelan hasil pahit di ajang BRI Super League 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (27/10/2026) sore WIB, PSS harus mengakui keunggulan Borneo FC Samarinda dengan skor 1-2. Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi Laskar Sembada musim ini dan langsung memicu permintaan maaf dari pemain sayap Riko Simanjuntak kepada para suporter.

Dalam pertandingan pekan ketujuh tersebut, PSS sebenarnya tampil agresif sejak awal. Namun, keadaan berubah drastis setelah bek Stefan Ashkovski menerima kartu merah pada menit ke-43. Bermain dengan 10 pemain, Super Elang Jawa kesulitan mengimbangi permainan Pesut Etam. Borneo FC terlebih dahulu membuka keunggulan melalui gol Rahmad Dandy Sonriza pada menit ke-38, sebelum Hugo Samir menggandakan skor pada menit ke-75. PSS sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Matheus Fornazari pada menit ke-86, tetapi tidak cukup untuk menyelamatkan tim dari kekalahan.

“Atas nama seluruh pemain, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter yang hadir langsung di stadion maupun yang tidak dapat hadir, atas hasil pertandingan ini. Tentu saja, hasil ini bukanlah hasil yang kami inginkan,” ujar Riko Simanjuntak usai laga. Ia juga menambahkan bahwa tim telah berjuang maksimal, tetapi keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah sangat mempengaruhi jalannya pertandingan. “Sejak awal kami berkomitmen untuk mengamankan poin, tetapi inilah sepak bola. Ketika terjadi kartu merah, pasti ada perubahan dalam permainan,” lanjutnya.

Pelatih Pieter Huistra melakukan sejumlah penyesuaian taktik di babak kedua, termasuk memasukkan tenaga baru untuk menambah daya serang. Namun, menurut Riko, bermain dengan 10 pemain melawan tim sekualitas Borneo FC bukanlah hal mudah. “Pelatih telah melakukan perubahan strategi, itu keputusan berisiko, tetapi teman-teman telah berjuang dengan luar biasa,” tambahnya.

Kekalahan ini membuat PSS semakin terpuruk di klasemen. Hingga pekan ketujuh, tim promosi tersebut baru mengoleksi lima poin dari sekali menang, sekali seri, dan lima kekalahan. Mereka menempati posisi ke-15 dari 18 tim, hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Catatan pertahanan juga menjadi sorotan: PSS sudah kebobolan 13 gol dan baru mencetak 10 gol. Sementara itu, bagi Borneo FC, kemenangan ini mengangkat mereka ke posisi ke-12 dengan koleksi sembilan poin.

Dalam rekor pertemuan kedua tim, Borneo FC kini unggul dengan sembilan kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan dari 17 pertemuan. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi PSS yang tengah berjuang keluar dari tekanan. Manajemen dan tim pelatih diharapkan segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa, terutama menjelang laga-laga berat berikutnya.

Meski demikian, Riko Simanjuntak menegaskan bahwa tim tidak akan menyerah. Ia berjanji akan bekerja lebih keras untuk memberikan hasil terbaik bagi Super Elang Jawa. “Kami akan terus berlatih dan memperbaiki diri. Dukungan suporter sangat berarti bagi kami,” tutupnya.

Dengan hasil ini, PSS harus segera bangkit jika tidak ingin semakin terbenam di papan bawah. Pertarungan di Super League masih panjang, tetapi konsistensi dan disiplin menjadi kunci bagi Laskar Sembada untuk bertahan di kasta tertinggi.

Exit mobile version