FaktaHari – 27 Oktober 2026 | Tim nasional sepak bola Fiji harus menerima kenyataan pahit ketika berhadapan dengan Timnas U15 Indonesia pada laga perdana Grup G Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 di Hovsan Competition Complex, Baku, Azerbaijan. Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (24/10/2026), Garuda Muda berpesta gol dengan kemenangan telak 7-1. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi tim nasional sepak bola Fiji yang baru pertama kali tampil di turnamen bergengsi tersebut.
Kemenangan atas tim nasional sepak bola Fiji menjadi momentum penting bagi skuad asuhan Furqon Alkatiri. Muhammad Hariri dan Dicky Marani masing-masing mencetak dua gol, disusul Nazar, Rendra, serta satu gol bunuh diri pemain Fiji. Hasil ini membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai menunjukkan hasil, terutama dengan kontribusi empat pemain dari Persebaya Surabaya yang tampil sebagai starter.
Namun, perjalanan Timnas U15 Indonesia tidak selalu mulus. Setelah mengalahkan tim nasional sepak bola Fiji, Garuda Muda harus menelan kekalahan 0-3 dari Wales pada laga berikutnya. Kekalahan tersebut sempat membuat posisi Indonesia di klasemen Grup G terpuruk. Meski demikian, tim tetap menunjukkan semangat juang tinggi saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan ketiga.
Pada laga melawan Bangladesh, Minggu (25/10/2026), Indonesia sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Md Bayzid pada menit ke-9. Beruntung, I Kadek Dwi Sedana Putra menjadi penyelamat dengan gol penyeimbang pada menit 40+1. Hasil imbang 1-1 ini menambah satu poin bagi Indonesia, sehingga total mengemas empat poin dari tiga laga. Posisi Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara, di bawah Spanyol (9 poin) dan Wales (7 poin), namun di atas Burundi (3 poin), Bangladesh (2 poin), dan tim nasional sepak bola Fiji yang belum meraih poin.
Puncaknya, pada pertandingan keempat melawan Portugal, Senin (26/10/2026), Timnas U15 Indonesia kembali menunjukkan performa menjanjikan meski harus kalah tipis 1-2. Portugal unggul lebih dulu melalui gol Olimpio Afonso (20′) dan Ruben Queiroz (28′). Namun, I Kadek Dwi kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol pada menit ke-38. Meskipun Indonesia terus menekan di babak kedua, lini belakang Portugal yang disiplin mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Kekalahan tipis ini membuat Portugal kokoh di puncak klasemen Grup G dengan 12 poin dari empat laga, sementara Indonesia tetap di posisi ketiga dengan empat poin. Meski belum meraih hasil maksimal, penampilan Garuda Muda mendapat apresiasi. Kepala Persebaya Future Lab, Ganesha Putera, menilai keterwakilan empat pemain Persebaya dalam skuad menunjukkan bahwa pembinaan di jalur yang tepat. Menurutnya, kesempatan bermain di ajang internasional seperti ini sangat berharga bagi perkembangan individu para pemain.
Turnamen FIFA U-15 World Cup dan Festival 2026 diikuti oleh 14 pemain pilihan hasil pembinaan berbagai klub dan akademi di Indonesia. Persebaya Surabaya menjadi penyumbang terbanyak dengan empat nama, disusul Persija Jakarta, Papua Football Academy, dan Asiana Soccer School masing-masing dua pemain. Meski baru edisi perdana, turnamen ini menjadi ajang pembelajaran berharga bagi para talenta muda Indonesia untuk mengasah kemampuan bersaing di level global.
Dengan hasil ini, Timnas U15 Indonesia masih memiliki peluang untuk memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Dukungan dan evaluasi berkelanjutan dari federasi serta klub menjadi kunci agar prestasi serupa dapat terus ditingkatkan. Sementara itu, tim nasional sepak bola Fiji diharapkan dapat bangkit dan memberikan perlawanan lebih sengit di laga-laga tersisa, meskipun peluang mereka untuk lolos dari fase grup sudah tertutup.
Secara keseluruhan, kiprah Timnas U15 Indonesia di Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 patut diapresiasi. Kemenangan besar atas tim nasional sepak bola Fiji menjadi bukti potensi, sementara kekalahan tipis dari Portugal menunjukkan bahwa Garuda Muda mampu bersaing dengan tim-tim kuat Eropa. Pengalaman ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan sepak bola nasional di masa depan.











