Tokyo Verdy Bangkit! Kemenangan Perdana dan Sinyal Kebangkitan di Tengah Ujian

Tokyo Verdy Bangkit! Kemenangan Perdana dan Sinyal Kebangkitan di Tengah Ujian
Tokyo Verdy Bangkit! Kemenangan Perdana dan Sinyal Kebangkitan di Tengah Ujian

FaktaHari – 27 Oktober 2026 | Tokyo, 26 Oktober 2026 — Tokyo Verdy akhirnya meraih kemenangan perdana di musim ini setelah menaklukkan Avispa Fukuoka dengan skor 3-1 dalam laga J.League Matchday 12 yang digelar di Stadion Ajinomoto, Sabtu (24/10). Hasil ini menjadi oase di tengah paceklik kemenangan yang sempat membuat Tokyo Verdy terpuruk di papan bawah. Tiga gol kemenangan Verdy dicetak oleh Kumatoriya, Matsuhashi, dan Teranuma, sementara satu gol hiburan Avispa lahir dari kesalahan pertahanan di babak kedua.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Tokyo Verdy yang tampil dengan formasi 4-4-2 berhasil mendominasi penguasaan bola. Sementara Avispa Fukuoka yang menggunakan sistem 3-4-2-1 berusaha menekan melalui serangan balik cepat. Menariknya, Avispa beralih ke formasi 5-4-1 saat bertahan, sebuah skema yang mengingatkan pada taktik Timnas Jepang saat menghadapi Belanda di Piala Dunia. Namun, Verdy mampu membaca situasi itu dengan baik.

Kunci kemenangan Tokyo Verdy terletak pada fleksibilitas gelandang serang Kanya Fujimoto. Ia tidak selalu menempel di sayap, melainkan sering masuk ke tengah untuk menjadi opsi passing bagi Saito dan Hirakawa. Pergerakan ini membuat pertahanan lima pemain Avispa kebingungan. “Fujimoto memang bukan tipe penggiring bola yang mengandalkan kekuatan seperti Arai, tetapi kepintarannya mencari ruang sangat membantu kami menguasai bola,” ujar seorang pengamat taktik dalam analisisnya.

Selain itu, pressing ketat dari lini depan Tokyo Verdy membuat Avispa kesulitan membangun serangan. Verdy juga kerap memanfaatkan celah di sisi sayap melalui umpan satu-dua dan overlap. Gol ketiga Teranuma menjadi contoh sempurna bagaimana Verdy membongkar pertahanan lawan lewat kombinasi pendek di dalam kotak penalti. Mizoguchi dan Hirakawa menciptakan ruang, sebelum Teranuma menyelesaikan peluang dengan tenang.

Meski menang, ada catatan penting bagi Tokyo Verdy. Gol yang bersarang ke gawang mereka terjadi akibat kelengahan di lini tengah. Fujimoto dan Arai beberapa kali terlambat turun membantu pertahanan, sehingga pemain lawan leluasa melepaskan umpan berbahaya. Hampir saja Avispa mendapat penalti di akhir babak kedua akibat pelanggaran Hirakawa terhadap Miki. “Kemenangan ini sangat berharga, tetapi kami harus lebih disiplin dalam bertahan,” kata seorang sumber internal tim.

Sehari setelah laga melawan Avispa, Tokyo Verdy kembali menggelar latihan intensif. Pada tanggal 25 Oktober, mereka melakoni pertandingan uji coba melawan Universitas Tsukuba di Verdy Ground. Laga yang berlangsung dua babak masing-masing 45 menit itu berakhir imbang 1-1. Gol Verdy dicetak oleh Seimon Teranuma pada menit ke-10 babak kedua, membalas gol cepat Shunsuke Matsumura dari Tsukuba di menit kedua. Meski hanya uji coba, hasil ini menunjukkan bahwa lini serang Tokyo Verdy mulai menemukan ritme.

Pelatih Tokyo Verdy tampak memberikan porsi menit bermain yang merata kepada para pemain muda dan pelapis. Beberapa pengamat menilai uji coba ini sebagai ajang evaluasi jelang jadwal padat Liga Jepang. “Kami ingin melihat konsistensi pemain di luar starting eleven. Teranuma kembali mencetak gol dua hari berturut-turut, itu sinyal positif,” ujar asisten pelatih usai sesi latihan.

Dengan kemenangan atas Avispa dan hasil imbang di uji coba, Tokyo Verdy perlahan membangun kepercayaan diri. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti. Konsistensi menjadi harga mati jika ingin menjauh dari zona degradasi. Kemenangan perdana ini harus dijadikan titik balik, bukan sekadar euforia sesaat. Jika mampu mempertahankan performa dan memperbaiki disiplin bertahan, bukan tidak mungkin Tokyo Verdy akan kembali bersaing di papan tengah.

Para pendukung setia Verdy tentu berharap tren positif ini berlanjut. Klub berjuluk “Verdy” ini memiliki sejarah panjang di sepak bola Jepang, dan kebangkitan mereka akan menjadi cerita menarik di sisa musim. Satu hal yang pasti: kemenangan atas Avispa Fukuoka telah membuktikan bahwa Tokyo Verdy masih punya nyali untuk bangkit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *