FaktaHari – 26 Oktober 2026 | Pembalap Luca Marini dipastikan absen dari sisa akhir pekan MotoGP Australia di Phillip Island setelah mengalami infeksi virus yang menyebabkan demam tinggi dan nyeri otot parah. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi tim pabrikan Honda HRC Castrol yang sebelumnya sudah kehilangan Joan Mir sejak GP Misano karena sakit yang belum terdiagnosis. Dengan absennya Luca Marini, Honda terancam tidak menurunkan satu pun pembalap reguler di balapan yang digelar akhir pekan ini.
Manajer tim Honda HRC, Alberto Puig, mengungkapkan bahwa Luca Marini tiba di Phillip Island dalam kondisi yang sangat buruk. Meski sempat mencoba turun di sesi FP1, ia hanya mampu menyelesaikan dua lap sebelum kembali ke pit karena kehabisan tenaga, terutama pada lengannya. Dokter Angel Charte yang memeriksa Marini di garasi mengonfirmasi bahwa pembalap asal Italia itu tidak dalam kondisi sehat untuk melanjutkan sesi latihan.
Dalam keterangannya, Dr. Angel Charte menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir Luca Marini menderita infeksi virus dengan demam tinggi selama tiga hingga empat hari. Dalam 48 hingga 72 jam terakhir, ia mengalami kelemahan otot akibat virus tersebut yang memengaruhi bagian tubuh atas maupun bawah. Pada pemeriksaan terakhir Sabtu pagi, gejala yang sama masih muncul sehingga ia dinyatakan tidak fit. Kondisinya akan dievaluasi kembali di Malaysia sebelum Petronas Grand Prix of Malaysia pekan depan.
Adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu sendiri mengaku belum pernah merasakan nyeri otot sehebat ini seumur hidupnya. “Saya sedang tidak enak badan. Saya sudah sakit saat masih di rumah, dan saya sempat demam ketika terbang ke sini. Demamnya memang sudah hilang, tetapi saya mengalami nyeri otot yang parah. Sesuatu yang belum pernah saya alami seumur hidup saya,” ujar Luca Marini dalam jumpa pers di Phillip Island, Kamis (22/10).
Absennya Luca Marini menghentikan rekor konsistensinya yang selalu mencetak poin dalam setiap balapan Grand Prix sejauh musim ini. Saat ini ia berada di peringkat 12 klasemen dengan 108 poin dan menjadi pembalap Honda terbaik, di atas Diogo Moreira (peringkat 15), Johann Zarco (17), dan Joan Mir (18).
Situasi semakin rumit karena Honda harus kehilangan Joan Mir yang absen sejak GP Misano. Mir rencananya akan kembali di Sepang jika kondisi fisiknya membaik. “Saya tidak bisa menjanjikan apa pun. Tetapi jika semuanya berjalan sesuai harapan, Joan seharusnya bisa kembali beraksi di Sepang. Belakangan ini, dia sudah bekerja secara intensif dengan tim medis dan hari ini sudah mendapatkan lampu hijau,” kata Puig.
Satu-satunya kabar positif bagi Honda adalah penampilan Diogo Moreira yang berhasil lolos langsung ke Q2 setelah menempati posisi kesembilan dalam sesi pra-kualifikasi Jumat sore. Sementara itu, Johann Zarco hanya menempati posisi ke-11 dan gagal menembus Q2 dengan selisih tipis 0,026 detik dari Moreira.
Meski demikian, Luca Marini tetap optimistis menatap balapan di Phillip Island yang menjadi kali terakhir digelar sebelum digantikan Sirkuit Adelaide pada 2027. Ia mengaku terpukau dengan trofi khas Phillip Island yang selalu ia impikan untuk dimenangkan. “Satu hal yang selalu saya sukai dari Phillip Island adalah trofinya. Trofi itu luar biasa, sesuatu yang selalu saya impikan untuk dimenangkan. Namun sayangnya, saya belum pernah naik podium di sini. Jadi kami akan mencobanya tahun ini, mungkin dalam kondisi wet race,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan absennya Luca Marini dan Joan Mir, Honda HRC harus mengandalkan pembalap pengganti atau test rider untuk mengisi slot kosong. Namun, Takaaki Nakagami dan Aleix Espargaro yang sebelumnya sempat menggantikan Mir kini sedang cedera, sementara Somkiat Chantra harus menjalani tes WSBK di Jerez. Kondisi ini membuat Honda berada di posisi sulit menjelang balapan yang diprediksi berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem.
Meski demikian, fokus utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi Luca Marini agar dapat kembali berlaga di Malaysia. Evaluasi medis lanjutan dijadwalkan pada Kamis (29/10) mendatang. Jika Marini fit, ia akan kembali memperkuat Honda HRC Castrol dan melanjutkan perjuangannya di sisa musim 2026.
