FaktaHari – 26 Oktober 2026 | Nama Khamzat Chimaev kembali menjadi sorotan utama dunia tarung setelah tampil dominan di ajang Real American Freestyle (RAF) 14 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat. Petarung yang dijuluki ‘Borz’ ini menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan legenda UFC, Robbie Lawler, melalui kemenangan teknis di ronde pertama. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Khamzat Chimaev menjelang duel besar melawan Colby Covington yang dijadwalkan berlangsung di Etihad Arena, Abu Dhabi, pada 14 November mendatang.
Dalam pertarungan melawan Lawler, Khamzat Chimaev langsung mengambil inisiatif menyerang sejak detik pertama. Ia berhasil menjatuhkan Lawler dengan takedown cepat dan terus mengendalikan jalannya pertandingan. Serangkaian putaran dan serangan yang terukur membuatnya unggul jauh 8-0 sebelum akhirnya pertandingan dihentikan dengan skor 10-0 atau 11-0 (tergantung catatan resmi) karena dominasi teknis yang mutlak. Kemenangan ini menambah rekor sempurna Khamzat Chimaev di RAF menjadi 4-0, setelah sebelumnya mengalahkan Dillon Danis, Tyron Woodley, dan Gilbert Burns.
Usai pertandingan, Khamzat Chimaev tidak membuang waktu untuk melayangkan ancaman kepada calon lawannya, Colby Covington. Dalam konferensi pers, ia dengan tegas menyatakan tidak berniat mencari teman di dunia tarung. “Saya di sini bukan untuk mencari teman. Saya punya saudara-saudara saya,” ujarnya. Bahkan, Khamzat Chimaev sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan mengancam akan mematahkan leher Covington saat mereka bertarung nanti. “Saya senang akhirnya bisa menghadapi orang itu dan mematahkan lehernya,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sontak memancing reaksi. Namun, Khamzat Chimaev tampaknya memang serius ingin memberikan tekanan mental kepada Covington. Ia bahkan menyarankan kepada penyelenggara RAF untuk menyiapkan ambulans di luar arena sebagai antisipasi. Meski demikian, banyak pengamat menilai bahwa pernyataan tersebut merupakan bagian dari strategi psywar untuk membangun hype menjelang duel bergengsi bertajuk RAF Crossover Championship tersebut.
Duel antara Khamzat Chimaev dan Colby Covington sendiri diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan gulat paling menarik tahun ini. Keduanya memiliki latar belakang gulat yang kuat. Covington adalah mantan juara interim welter UFC dan All-American NCAA Divisi I, sedangkan Chimaev dikenal sebagai petarung dengan gaya gulat agresif dan tak kenal kompromi. Pertemuan mereka di Etihad Arena nanti dipastikan akan menyedot perhatian penggemar bela diri campuran di seluruh dunia.
Sementara itu, ajang RAF terus menunjukkan eksistensinya sebagai platform pertarungan gulat profesional yang mampu menghadirkan bintang-bintang MMA kelas atas. Kehadiran Khamzat Chimaev dan Colby Covington di RAF menjadi bukti bahwa olahraga gulat gaya bebas semakin diminati, terutama ketika mempertemukan dua karakter kuat yang saling bermusuhan. Dengan rekam jejak yang dimiliki, Khamzat Chimaev jelas tidak main-main dalam menyongsong pertarungan ini.
Menjelang duel, Khamzat Chimaev juga menyempatkan diri memuji penampilan Robbie Lawler yang dianggapnya sebagai legenda hidup. Ia juga menyambut baik tantangan dari lawan mana pun yang disiapkan RAF, termasuk Brendan Allen dan Pat Downey. Namun, fokus utamanya tetap pada Covington. “Saya siap menghadapi siapa saja, tapi sekarang fokus saya adalah Covington. Saya akan menunjukkan siapa yang lebih kuat di atas matras,” tutupnya.
Dengan persiapan yang matang dan mental bertarung yang tinggi, Khamzat Chimaev tampaknya siap menorehkan sejarah baru di RAF. Apakah ancamannya kepada Covington akan terbukti di atas matras? Kita tunggu saja aksinya pada 14 November mendatang di Abu Dhabi.
