FaktaHari – 19 Oktober 2026 | Nama Ziaire Williams mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi posisi starter Los Angeles Lakers menjelang laga pembuka musim reguler NBA 2026-2027 melawan Golden State Warriors di Crypto.com Arena. Meski pelatih kepala JJ Redick belum mengunci komposisi starting five, penampilan impresif Ziaire Williams di pramusim membuatnya masuk dalam perhitungan serius, bersaing dengan Quentin Grimes, Matisse Thybulle, dan Jake LaRavia untuk dua slot tersisa di samping trio bintang Luka Doncic, Austin Reaves, dan Walker Kessler.
Redick secara terbuka mengakui bahwa dirinya masih mencari kombinasi yang tepat. Dalam beberapa wawancara terakhir, ia menegaskan bahwa trio Doncic, Reaves, dan Kessler sudah dipastikan menjadi tulang punggung tim. Namun, dua posisi lainnya masih menjadi tanda tanya besar. “Saya belum tahu pasti siapa starting five kami,” ujar Redick kepada media. “Kami masih melihat berbagai opsi, terutama karena beberapa pemain sempat mengalami cedera di pramusim.”
Meski demikian, Redick memberikan sinyal positif terhadap Ziaire Williams. “Saya benar-benar percaya padanya sebagai pemain,” kata Redick singkat. Kepercayaan itu tampaknya lahir dari performa apik Ziaire Williams di dua laga pramusim yang ia jalani sebagai starter. Dalam dua kesempatan tersebut, ia mencetak total 27 poin dalam 32 menit, termasuk sempurna 5 dari 5 dari garis tiga poin. Efisiensi itu membuatnya menjadi pemain paling produktif Lakers di lapangan saat melawan Denver Nuggets pada laga pramusim terakhir.
Namun, ada catatan penting. Ziaire Williams sempat absen di tiga laga pramusim karena masalah pada kakinya. Kondisi fisiknya masih membatasi menit bermain, dan itu menjadi pertimbangan utama bagi tim medis dan staf pelatih. Di laga melawan Nuggets, ia hanya bermain di babak pertama, sama seperti Doncic. Meski begitu, ia menunjukkan kualitasnya sebagai wing defender yang agresif dan penembak tiga angka yang efisien.
Persaingan di posisi wing semakin ketat. Quentin Grimes, yang menandatangani kontrak empat tahun pada musim panas lalu, merupakan pemain dengan menit bermain terbanyak di pramusim (125 menit). Ia mencatat rata-rata 12 poin per game dengan akurasi tembakan 51 persen dan 10 dari 23 dari luar busur. Redick bahkan sempat menyebut bahwa Grimes “akan menjadi starter di banyak pertandingan” bagi Lakers. Sementara itu, Matisse Thybulle menawarkan opsi defensif, meski akurasi tembakannya kurang mengesankan (4 dari 16 dari tiga poin). Jake LaRavia, yang menjadi starter di 43 laga musim lalu, juga masih dalam bursa setelah mencetak 9 poin per game di pramusim.
Keputusan Redick untuk menurunkan Grimes ke bangku cadangan pada laga melawan Nuggets bukan tanpa alasan. Dengan absennya Collin Sexton karena cedera kaki, Lakers kesulitan menemukan playmaker cadangan yang mumpuni. “Kami membutuhkan seseorang yang bisa mengatur bola saat Doncic dan Reaves beristirahat,” jelas Redick. “Grimes mungkin mendapat beberapa kesempatan sebagai ball handler.” Itulah mengapa Ziaire Williams dan Thybulle dipasang sebagai starter di laga terakhir pramusim, untuk memberikan keseimbangan antara pertahanan dan tembakan.
Bagi Ziaire Williams sendiri, bermain di Lakers bersama dua playmaker kelas atas seperti Doncic dan Reaves merupakan pengalaman yang menyenangkan. Setelah dua musim di Brooklyn Nets dan tiga musim di Memphis Grizzlies, ia mengaku hidupnya jauh lebih mudah. “Saya tahu peran saya, dan saya merasa tidak bisa berada dalam situasi yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya rebounding kolektif, terutama saat Kessler tidak berada di lapangan. “Kami semua harus ingin lebih dalam merebut rebound, terutama saya,” tambahnya.
Di sisi lain, laga pramusim melawan Nuggets menjadi momen pertama bagi trio Doncic, Reaves, dan Kessler bermain bersama. Hasilnya belum sempurna. Lakers mencatat 10 turnover di pertengahan kuarter kedua, dan chemistry antar pemain masih perlu diasah. “Kami mengalami growing pains,” kata Redick. “Tapi ini proses yang wajar. Kami punya talenta, kedalaman, dan kecocokan yang saya sukai.”
Dengan waktu tersisa tiga hari sebelum laga pembuka melawan Warriors, Redick masih memiliki waktu untuk menentukan pilihan akhir. Apakah Ziaire Williams akan dipercaya menjadi starter, ataukah Grimes yang lebih berpengalaman akan kembali ke starting lineup? Yang jelas, performa Ziaire Williams di pramusim telah memberikan tekanan positif bagi staf pelatih. Jika ia mampu menjaga kesehatan dan konsistensi, bukan tidak mungkin ia menjadi kejutan di awal musim Lakers.
Lakers sendiri menargetkan diri sebagai kontender juara musim ini. Dengan 17 gelar juara, mereka ingin menambah koleksi trofi setelah terakhir kali menjuarai NBA pada 2020. Redick menegaskan bahwa keyakinan itu harus ditularkan ke seluruh pemain. “Setiap musim saya percaya kami bisa bersaing,” tegasnya. “Tetapi menjadi tim yang bisa melaju jauh di playoff butuh waktu dan proses.”
Bagi para penggemar Lakers, duel melawan Warriors akan menjadi ujian pertama bagi tim yang baru dibangun ini. Apakah Ziaire Williams akan menjadi bagian dari starting five, ataukah ia akan menjadi senjata rahasia dari bangku cadangan? Semua akan terjawab dalam hitungan hari.
