FaktaHari – 20 Oktober 2026 | Pertandingan seru tersaji di The Den ketika Millwall harus puas berbagi angka dengan Lincoln City dalam laga Championship yang berakhir 2-2, Sabtu (17/10/2026). Hasil ini menjadi pukulan bagi Millwall yang gagal meraih kemenangan di hadapan 19.834 pendukungnya sendiri, meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Di sisi lain, Lincoln City yang tampil dengan semangat tinggi harus rela kehilangan dua poin setelah unggul di babak pertama.
Lincoln City membuka keunggulan secara mengejutkan saat laga baru berjalan 25 detik. Andrei Coubis melepaskan tembakan rendah dari jarak 18 yard yang tidak mampu dihalau kiper Millwall, Filip Marschall. Keunggulan tim tamu berlipat ganda pada menit ke-33 melalui Rob Street, yang tembakannya melewati celah kaki Marschall setelah memanfaatkan umpan dari S. Bradley. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Lincoln City nyaris menambah keunggulan. Freddie Draper menyundul bola yang membentur tiang gawang, dan Dom Jefferies yang menyambar bola rebound juga mengenai tiang yang sama. Peluang emas itu gagal dikonversi menjadi gol. Millwall yang tampil di bawah tekanan mulai bangkit. Pada menit ke-63, Kyrell Lisbie memperkecil ketertinggalan setelah tembakan pertamanya diblok, bola rebound berhasil ia sarangkan ke gawang. Gol tersebut menjadi gol pertama Lisbie untuk klub.
Millwall terus menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-82 melalui Jake Cooper yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Lincoln setelah gagal menghalau sepak pojok. Namun, drama belum berakhir. Lincoln City harus bermain dengan 10 orang setelah Deji Elerewe mendapat kartu merah langsung pada menit ke-84 karena pelanggaran profesional terhadap Zak Lovelace. Meski demikian, Millwall tidak mampu mencetak gol kemenangan hingga peluit panjang berbunyi.
Manajer Lincoln City, Chris Cohen, mengaku bangga dengan penampilan timnya meskipun kehilangan dua gol. “Saya pikir cara para pemain keluar dari tekanan, cara mereka menerapkan semua yang kami minta dalam hal keberanian, agresivitas, dan menciptakan peluang, mereka luar biasa. Tidak ada yang puas kehilangan keunggulan dua gol, tetapi usaha dan keberanian mereka sangat mengagumkan,” ujar Cohen.
Cohen juga menyoroti peluang yang gagal dimanfaatkan timnya. “Jika kami mencetak gol ketiga, mungkin hasilnya akan berbeda. Kami harus belajar mematikan pertandingan dengan lebih baik,” tambahnya. Ia menilai hasil imbang di markas Millwall tetap merupakan hasil yang sangat baik bagi Lincoln City, terutama setelah kekalahan 3-0 dari Sheffield United dan 6-0 dari West Ham sebelumnya.
Di sisi lain, Millwall mendapat kabar baik sebelum pertandingan. Bek muda Zak Sturge telah menandatangani kontrak jangka panjang baru dengan klub. Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dari Chelsea pada Februari 2025, awalnya sebagai pemain pinjaman sebelum dipermanenkan musim panas lalu. Sturge telah mencatat 60 penampilan untuk Millwall dan tampil di setiap pertandingan Championship musim ini. “Ketika pertama kali datang dari Chelsea, ia harus bersabar, tetapi ia bekerja keras dan merebut tempat di tim. Perkembangannya dalam 18 bulan terakhir sangat luar biasa. Zak adalah pemain yang kuat, disiplin, dan konsisten. Kami sangat senang memberinya kontrak jangka panjang baru,” kata Direktur Sepak Bola Millwall, Steve Green.
Dengan hasil ini, Millwall berada di posisi ke-12 klasemen Championship. Pelatih Alex Neil tentu berharap timnya segera kembali ke jalur kemenangan. Sementara itu, Lincoln City berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dan menunjukkan karakter kuat di laga tandang.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menyajikan drama dan intensitas tinggi. Millwall menunjukkan semangat pantang menyerah untuk bangkit dari ketertinggalan dua gol, sementara Lincoln City membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level Championship meski bermain dengan 10 orang di akhir laga. Hasil imbang ini mungkin adil bagi kedua tim, tetapi keduanya pasti merasa ada peluang yang terbuang.
