Piala Dunia Baru Usai, Trump Langsung Gebrak Kanada dengan Tarif Impor 50%

Piala Dunia Baru Usai, Trump Langsung Gebrak Kanada dengan Tarif Impor 50%
Piala Dunia Baru Usai, Trump Langsung Gebrak Kanada dengan Tarif Impor 50%

FaktaHari – 22 Juli 2026 | Hubungan AS-Kanada memanas usai Piala Dunia 2026, gegara Donald Trump kenakan tarif impor 50 persen terhadap sejumlah produk Kanada. Kebijakan itu diumumkan sehari setelah final turnamen yang digelar bersama AS, Kanada, dan Meksiko itu berakhir. Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif baru pada Senin (20/7/2026) waktu setempat, langsung memicu ketegangan antara dua negara yang selama ini menjadi mitra dagang utama.

Tarif sebesar 50 persen dikenakan pada peralatan listrik dan mesin asal Kanada, dengan nilai impor sekitar 20 miliar dolar AS. Langkah ini disebut sebagai upaya mengurangi defisit perdagangan barang AS dengan Kanada yang mencapai 46,4 miliar dolar AS pada 2025. Seorang pejabat Gedung Putih menegaskan kebijakan itu tidak terkait dengan ancaman Trump sebelumnya soal asap kebakaran hutan Kanada.

Kanada langsung bereaksi keras. Perdana Menteri Mark Carney menyatakan negaranya akan mengambil langkah balasan jika tarif benar-benar diterapkan. “Kami tetap berkomitmen pada perdagangan bebas dan adil, namun kami akan melindungi kepentingan pekerja, petani, dan pelaku usaha Kanada,” ujarnya. Hubungan AS-Kanada memanas usai Piala Dunia 2026, gegara Donald Trump kenakan tarif impor 50 persen, membuat perang dagang di Amerika Utara terancam kembali pecah.

Piala Dunia 2026 sendiri menyisakan banyak cerita. Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 di perpanjangan waktu. Turnamen yang digelar di tiga negara itu mencatat rekor jumlah penonton dan kontroversi, termasuk soal komersialisasi. Namun, euforia sepak bola segera berubah menjadi ketegangan ekonomi setelah Trump mengumumkan tarif tersebut.

Di sisi lain, dinamika global semakin kompleks. Dalam pertemuan Menlu ASEAN di Manila, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menekankan pentingnya kesatuan kawasan menghadapi gejolak eksternal. “Perkembangan di luar kawasan membawa konsekuensi langsung bagi masyarakat kita,” katanya. Hal ini relevan mengingat kebijakan AS-Kanada bisa berdampak pada rantai pasok global.

Hubungan AS-Kanada memanas usai Piala Dunia 2026, gegara Donald Trump kenakan tarif impor 50 persen menjadi peringatan bagi negara-negara lain. Jika Kanada membalas, eskalasi perang dagang dapat mengganggu stabilitas ekonomi Amerika Utara. Para analis memprediksi bahwa langkah Trump ini justru akan merugikan konsumen AS karena harga barang impor naik.

Kesimpulannya, ketegangan pasca-Piala Dunia ini menunjukkan bahwa sepak bola hanya mampu menyatukan sementara. Di balik lapangan hijau, kepentingan ekonomi dan politik tetap mendominasi. Dunia kini menanti respons resmi Kanada dan apakah perang dagang akan benar-benar meletus.

Exit mobile version