Subsidi Motor Listrik Masih Zonk, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Subsidi Motor Listrik Masih Zonk, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Subsidi Motor Listrik Masih Zonk, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

FaktaHari – 22 Juli 2026 | Subsidi motor listrik masih zonk, begini penjelasan Menkeu Purbaya [titlebase] – Pemerintah hingga saat ini belum juga merealisasikan program subsidi motor listrik sebesar Rp5 juta per unit yang telah diumumkan sejak awal tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara terkait kelanjutan insentif kendaraan listrik tersebut.

Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026), Purbaya mengakui bahwa skema pemberian insentif motor listrik masih belum final. Ia menunggu masukan dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa. “Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara, Pak Sigit, karena dia yang diminta menentukan ke mana subsidinya,” ujar Purbaya.

Purbaya memastikan bahwa subsidi motor listrik tetap akan dilanjutkan, namun dengan skema yang berubah. Alih-alih diberikan langsung ke konsumen, insentif kini akan dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu. “Motor listrik masih ada insentif, nanti tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu,” jelasnya. Kuota yang disiapkan masih 100 ribu unit, sama seperti rencana awal.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap program sebelumnya yang dinilai kurang efektif. Subsidi motor listrik masih zonk, begini penjelasan Menkeu Purbaya [titlebase] bahwa teknis penyaluran menunggu koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan langkah itu untuk mengurangi ketergantungan pada BBM.

Pemerintah sempat menargetkan insentif mulai berjalan pada Juni 2026, namun hingga kini belum ada realisasi. Dalam rencana awal, subsidi Rp5 juta per unit diberikan untuk 100 ribu motor listrik. Namun, karena berbagai pertimbangan, skema diubah. Purbaya menegaskan bahwa subsidi motor listrik masih zonk, begini penjelasan Menkeu Purbaya [titlebase] agar publik tidak salah paham.

Di sisi lain, viral video kedatangan Purbaya ke sebuah pengobatan alternatif di Sukoharjo pada Jumat (17/7/2026) malam turut menyita perhatian. Dalam video tersebut, Purbaya terlihat mendatangi rumah sederhana tanpa pengawalan ketat. Kedatangannya disebut-sebut terkait kunjungan kerja di Yogyakarta sehari sebelumnya, saat ia meluncurkan 80 unit becak listrik wisata.

Publik berharap pemerintah segera merealisasikan subsidi motor listrik agar program elektrifikasi transportasi berjalan efektif. Subsidi motor listrik masih zonk, begini penjelasan Menkeu Purbaya [titlebase] bahwa insentif akan diberikan kepada pabrikan tertentu yang ditunjuk, bukan langsung ke konsumen. Skema ini diharapkan lebih tepat sasaran dan mendorong produksi dalam negeri.

Ke depannya, koordinasi antara Kemenkeu, Kemenperin, dan Danantara menjadi kunci agar program subsidi motor listrik segera terealisasi. Masyarakat pun menanti kepastian skema baru agar dapat merasakan manfaat dari kebijakan ini.

Exit mobile version