Prabowo Optimis Indonesia Jadi Negara Ke-4 Terkaya di Dunia, Kalahkan Jepang dan Inggris

Prabowo Optimis Indonesia Jadi Negara Ke-4 Terkaya di Dunia, Kalahkan Jepang dan Inggris
Prabowo Optimis Indonesia Jadi Negara Ke-4 Terkaya di Dunia, Kalahkan Jepang dan Inggris

FaktaHari – 19 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Dalam pidatonya di acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026), ia mengungkapkan bahwa banyak pakar dunia telah meramalkan posisi Indonesia dalam peta ekonomi global. “Prabowo: Banyak pakar ramal Indonesia jadi negara ke-4 terkaya di dunia, kita nanti di atas Jepang [titlebase],” ujar Prabowo di hadapan ribuan hadirin. Pernyataan ini menggema di tengah upaya pemerintah memperkuat fundamental ekonomi dan diplomasi internasional.

Menurut Prabowo, proyeksi dari berbagai lembaga internasional menunjukkan bahwa pada tahun 2045 hingga 2050, Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia. “Tahun 2050, China nomor satu, Amerika nomor dua, India nomor tiga, Indonesia nomor empat. Kita nanti di atas Jepang, di atas Inggris, Brasil, dan Prancis,” tegasnya. Optimisme ini bukan tanpa dasar; Indonesia memiliki bonus demografi, sumber daya alam melimpah, serta stabilitas politik yang semakin kokoh.

Keyakinan tersebut juga diperkuat oleh keberhasilan diplomasi Presiden Prabowo di forum-forum internasional. Pakar komunikasi M. Fariza Y. Irawady menilai bahwa komunikasi internasional Prabowo berhasil meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia. “Keandalan komunikasi internasional Presiden Prabowo membuat Indonesia makin dipercaya oleh berbagai negara dan pelaku usaha global. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama ekonomi, investasi, dan pembangunan nasional,” ujar Fariza. Contoh nyata adalah pidato di World Economic Forum 2026 yang memperkenalkan Danantara sebagai instrumen strategis pengelolaan investasi nasional.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa prediksi itu tidak akan terwujud secara otomatis. “Prabowo: Banyak pakar ramal Indonesia jadi negara ke-4 terkaya di dunia, kita nanti di atas Jepang [titlebase], tapi kita harus siap dari sekarang,” katanya. Menurutnya, kesiapan itu dimulai dari pembangunan sumber daya manusia, terutama generasi muda. “Anak-anak yang sekarang berumur 10 tahun akan menjadi pemimpin bangsa 25 tahun lagi. Kita harus hilangkan kelaparan dan kemiskinan ekstrem,” tegasnya. Program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah menjadi salah satu upaya konkret pemerintah.

Di sisi lain, potensi ekonomi Indonesia juga tercermin dari lahirnya pengusaha teknologi kelas dunia. Otto Toto Sugiri, yang dijuluki “Bill Gates Indonesia”, berhasil masuk daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan mencapai 8 miliar dolar AS. Keberhasilan Otto di bidang pusat data (data center) menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di sektor teknologi tinggi. Hal ini sejalan dengan visi besar menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

Prabowo juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera,” ujarnya. Dalam kurun sepekan terakhir, ia menerima kunjungan para pemimpin dunia seperti Presiden Belarus, Perdana Menteri Singapura, dan Perdana Menteri India, menandakan meningkatnya peran Indonesia di panggung global.

Dengan komitmen pemerintah dan dukungan seluruh elemen bangsa, “Prabowo: Banyak pakar ramal Indonesia jadi negara ke-4 terkaya di dunia, kita nanti di atas Jepang [titlebase] bukan sekadar mimpi. Indonesia Emas 2045 ada di depan mata, asalkan kita semua bahu-membahu mewujudkannya. Hilangkan kemiskinan, bangun generasi unggul, dan percaya pada potensi bangsa sendiri. Masa depan gemilang sudah menanti.

Exit mobile version