FaktaHari – 18 Juli 2026 | Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sorotan di tengah optimisme pasar. Kiwoom Sekuritas pertahankan rekomendasi buy BBCA, segini target harganya: analis memberikan proyeksi harga saham BBCA di level Rp 10.500 per lembar. Keputusan ini sejalan dengan fundamental perbankan yang solid dan prospek pertumbuhan kredit yang positif.
Dalam riset terbaru, Kiwoom Sekuritas Indonesia menegaskan bahwa saham BBCA masih memiliki potensi kenaikan yang menarik. Kiwoom Sekuritas pertahankan rekomendasi buy BBCA, segini target harganya yang dinilai masih undervalued dibandingkan kinerja keuangannya. Target harga tersebut mencerminkan price to book value (PBV) yang wajar dan return on equity (ROE) yang konsisten di atas rata-rata industri.
Pernyataan ini muncul di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung stabil. BNI Sekuritas mencatat IHSG ditutup naik tipis 0,04% pada 15 Juli 2026, meskipun masih diwarnai aksi jual asing. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG akan bertahan di level support 6.000-6.025 dengan resistance 6.060-6.120. Sementara itu, Kiwoom Sekuritas dalam risetnya menyebut IHSG berpotensi menguat menuju 6.121–6.171 apabila mampu bertahan di atas 5.987.
Kiwoom Sekuritas pertahankan rekomendasi buy BBCA, segini target harganya menjadi fokus investor yang mencari saham defensif dengan dividen menarik. BBCA dikenal sebagai emiten dengan fundamental kuat, tingkat kredit macet rendah, dan ekspansi digital yang agresif. Analis Kiwoom menyarankan investor untuk melakukan averaging up secara bertahap jika harga saham bergerak sesuai ekspektasi.
Selain BBCA, Kiwoom Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham lain seperti BBRI, BREN, AMMN, VKTR, DSSA, dan TPIA. Namun, perhatian khusus tertuju pada BBCA mengingat konsistensi pertumbuhan laba bersih yang mencapai dua digit setiap tahun. Dalam perdagangan saham Kamis, 16 Juli 2026, IHSG dibuka menguat didorong oleh sentimen positif dari data ekonomi global dan domestik.
Investor disarankan untuk tetap menerapkan trailing stop guna mengamankan keuntungan. Kiwoom Sekuritas pertahankan rekomendasi buy BBCA, segini target harganya, yakni Rp 10.500, yang memberikan potensi upside sekitar 15% dari harga saat ini. Dengan demikian, BBCA menjadi pilihan menarik bagi portofolio jangka panjang.
Secara teknikal, saham BBCA menunjukkan pola konsolidasi dengan support di Rp 9.000 dan resistance di Rp 10.000. Jika mampu menembus resistance tersebut, target harga Kiwoom Sekuritas dapat tercapai dalam waktu dekat. Investor yang belum memiliki posisi dapat mulai menimbun secara bertahap, sementara yang sudah ada disarankan untuk menahan.
Kesimpulannya, rekomendasi Kiwoom Sekuritas untuk BBCA didasarkan pada fundamental yang solid dan prospek pertumbuhan yang cerah. Dengan target harga Rp 10.500, saham BBCA layak dipertimbangkan dalam strategi investasi, terutama di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi. Pastikan untuk terus memantau pergerakan IHSG dan berita terkini.
