VinFast Resmi Jual Motor Listrik Impor Vietnam, Perakitan Lokal Dimulai 2027

VinFast Resmi Jual Motor Listrik Impor Vietnam, Perakitan Lokal Dimulai 2027
VinFast Resmi Jual Motor Listrik Impor Vietnam, Perakitan Lokal Dimulai 2027

FaktaHari – 19 Juli 2026 | Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, resmi memasuki pasar motor listrik Indonesia dengan meluncurkan tiga model sekaligus. Meski demikian, motor listrik VinFast masih impor Vietnam, dirakit lokal mulai 2027. Seluruh unit yang dijual saat ini berstatus completely built-up (CBU) dari Vietnam, namun perusahaan telah menyiapkan strategi perakitan lokal di Subang, Jawa Barat, mulai tahun depan.

Dalam acara VinFast E-Motorcycle Experience Day di Jakarta pada 18 Juli 2026, CEO VinFast Indonesia E-Motorcycle Yordan Satriadi menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia. “Tahun ini kita masih semuanya CBU. Tapi setelah itu kita akan CKD di Subang mulai 2027,” ujarnya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi produk dan penetrasi bisnis di Tanah Air.

Ketiga motor listrik yang diperkenalkan adalah VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper. Masing-masing memiliki karakter berbeda: Evo ditujukan untuk mobilitas harian dengan kecepatan maksimal 80 km/jam, Feliz II sebagai model serbaguna, dan Viper bergaya sporty dengan kecepatan hingga 90 km/jam. Seluruh model menggunakan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) tersertifikasi IP67 yang dapat ditukar (battery swapping) dan memiliki dua slot baterai di bawah jok. Dengan dua baterai terisi penuh, jarak tempuh mencapai 145-150 km.

Harga yang ditawarkan cukup kompetitif dengan skema berlangganan baterai. Untuk OTR Jakarta, VinFast Evo dibanderol Rp17,5 juta, Feliz II Rp18,5 juta, dan Viper Rp22 juta. Konsumen juga bisa memilih membeli motor beserta baterai secara langsung. “Kita terbuka buat semua. Jadi semuanya itu kita bisa serap, kita terbuka siapapun yang mau memiliki kendaraan kita buat armada perusahaan, buat ride hailing, kita bisa bekerja sama,” kata Yordan.

VinFast tidak hanya menyasar konsumen individu, tetapi juga membuka peluang kemitraan dengan sektor bisnis, termasuk kendaraan operasional perusahaan dan layanan transportasi daring. Untuk mendukung ekosistem, VinFast bersama V-Green telah mengoperasikan lebih dari 2.000 titik stasiun penukaran baterai di Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Hal ini menjadi salah satu keunggulan kompetitif di tengah persaingan motor listrik Tanah Air.

Meskipun motor listrik VinFast masih impor Vietnam, dirakit lokal mulai 2027, perusahaan optimistis dapat merebut pangsa pasar. Yordan menyebut pasar sepeda motor Indonesia yang mencapai lebih dari enam juta unit per tahun sangat prospektif. “Ini sesuatu yang sangat menarik buat bisnis roda dua di Indonesia,” pungkasnya.

Dengan rencana perakitan lokal di Subang, VinFast berharap dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing. Perusahaan juga terus memperluas jaringan battery swapping serta mengembangkan layanan purna jual untuk memastikan kenyamanan konsumen. VinFast siap bersaing dengan merek lain seperti Honda, Yamaha, dan berbagai pemain baru di segmen motor listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *