Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Begini Tanggapan AISI dan Sorotan Pakar

Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Begini Tanggapan AISI dan Sorotan Pakar
Motor Listrik Nasional Segera Meluncur, Begini Tanggapan AISI dan Sorotan Pakar

FaktaHari – 21 Juli 2026 | Motor listrik nasional segera meluncur, begini tanggapan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) menyambut rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan meluncurkan motor listrik buatan dalam negeri dalam beberapa pekan mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Prabowo menargetkan motor listrik nasional dapat menjadi alat mobilitas utama bagi petani di seluruh Indonesia.

Motor listrik nasional segera meluncur, begini tanggapan AISI yang diwakili oleh Ketua Umum Budi Setiyadi. Budi mengaku belum mendapat informasi detail mengenai proyek motor listrik nasional tersebut, namun asosiasi siap mendukung penuh jika diminta berkontribusi. “Kita kan hanya asosiasi. Kalau diminta bantu, siap dan dukung sepenuhnya,” ujar Budi kepada Kompas.com pada Sabtu (18/7/2026). Ia juga masih belum mengetahui apakah kendaraan yang dimaksud adalah sepeda motor atau mobil, mengingat Presiden juga sempat menyinggung rencana mobil nasional.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memberikan pandangan kritis terhadap pernyataan Presiden. Ia menilai motor listrik nasional segera meluncur, begini tanggapan AISI mungkin positif, tetapi orientasi pasar motor listrik nasional dinilai belum tepat. “Pernyataan itu tidak tepat dibaca sebagai asumsi bahwa petani saat ini membutuhkan motor listrik,” ungkap Yannes. Ia menambahkan bahwa kebutuhan petani mungkin lebih mendasar, dan motor listrik belum menjadi solusi prioritas. Selain itu, Yannes menyoroti bahwa Indonesia sebenarnya sudah memiliki motor listrik nasional, seperti Gesits yang diproduksi oleh PT Gesits Motor Nusantara, anak usaha BUMN.

Motor listrik nasional segera meluncur, begini tanggapan AISI yang disambut optimisme, namun fakta menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki setidaknya dua merek motor listrik nasional. Gesits merupakan hasil pengembangan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sejak 2007, dan sudah dipasarkan. Sedangkan motor listrik lainnya adalah hasil produksi perusahaan swasta. Klaim Presiden bahwa Indonesia akan ‘baru’ memiliki motor listrik nasional pun menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk dalam pemberitaan Suara.com yang melakukan cek fakta.

Prabowo dalam pidatonya menegaskan bahwa motor listrik nasional akan menjadi kebanggaan bangsa. “Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional. Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik,” katanya. Ia juga menyebut TNI dan Polri sudah menggunakan Jeep buatan anak bangsa. Meskipun demikian, masih banyak pertanyaan mengenai ketersediaan infrastruktur pengisian daya, harga yang terjangkau, serta kesiapan industri komponen dalam negeri. Asosiasi dan pelaku industri berharap pemerintah melibatkan mereka dalam perencanaan agar motor listrik nasional benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar dan daya beli masyarakat.

Kehadiran motor listrik nasional diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri otomotif dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, tantangan seperti harga jual, jaringan penjualan, dan layanan purna jual perlu diatasi. Para petani sebagai target utama mungkin akan terbantu jika ada subsidi atau skema pembiayaan khusus. Dengan segala dinamika yang ada, motor listrik nasional segera meluncur, begini tanggapan AISI yang siap berkolaborasi, namun sorotan pakar mengingatkan perlunya pendekatan yang lebih terukur dan berorientasi pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *