Camp Nou Diyakini Jadi Venue Final Piala Dunia 2030, Louzán: Ojalá Así Sea

Camp Nou Diyakini Jadi Venue Final Piala Dunia 2030, Louzán: Ojalá Así Sea
Camp Nou Diyakini Jadi Venue Final Piala Dunia 2030, Louzán: Ojalá Así Sea

FaktaHari – 03 November 2026 | Peluang Camp Nou menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 semakin terbuka lebar. Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzán, secara terbuka menyatakan optimisme bahwa stadion megah milik Barcelona tersebut dapat menjadi panggung pertandingan puncak turnamen empat tahunan itu. “Ojalá así sea. Hay posibilidades”, ujar Louzán dalam acara pembukaan pameran ‘Reyes del Mundo’ di Balai Kota Barcelona, Senin (2/11/2026), seperti dikutip dari berbagai laporan media Spanyol.

Pernyataan Louzán ini merupakan respons atas permintaan resmi dari Pemerintah Kota Barcelona dan Generalitat de Catalunya agar Camp Nou dipercaya sebagai venue final Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko. Ia menegaskan bahwa setelah renovasi rampung, Camp Nou akan menjadi “hampir stadion terbaik di Eropa dan yang paling baru”, dengan kapasitas 105.000 penonton, terbesar di Benua Biru.

“Kami memiliki hubungan erat dengan Balai Kota Barcelona, Generalitat, dan terutama dengan klub-klub utama di kota ini: Barça dan Espanyol. Kami semua bekerja bergandengan tangan,” tambah Louzán. Ia juga menyebut Piala Dunia sebagai “peluang luar biasa untuk memproyeksikan Barcelona dan Catalonia ke dunia” dan berkomitmen agar dua venue katalan, Camp Nou dan RCDE Stadium, menjadi “referensi”.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut positif pernyataan Louzán. “Kami sedang bekerja secara terkoordinasi untuk mewujudkannya,” kata Laporta kepada media. Ia juga menyatakan optimismenya terhadap peluang Camp Nou menggelar final. “Saya optimistis, semoga terwujud. Pernyataan presiden RFEF sangat baik,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, yang menegaskan bahwa stadion Barcelona akan menjadi “yang terbaik di Eropa”. “Semoga final digelar di Barcelona adalah mimpi kami. Kami bekerja keras untuk mewujudkannya dan semoga menjadi kenyataan untuk dinikmati seluruh penggemar,” kata Collboni. Senada, Consejero Olahraga Generalitat, Berni Álvarez, menekankan pentingnya dua venue di Catalonia, tempat lahirnya sembilan juara dunia. Ia juga mengungkapkan bahwa diskusi dengan RFEF untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia telah berlangsung jauh sebelum turnamen musim panas ini.

Meski demikian, jalan menuju final tidaklah mulus. Spanyol harus bersaing dengan Maroko yang secara eksplisit menargetkan final di Grand Stade Casablanca berkapasitas lebih dari 115.000 penonton. Selain itu, Madrid dengan Santiago Bernabéu juga disebut-sebut sebagai pesaing kuat. Namun, pernyataan Louzán menegaskan bahwa Camp Nou tetap menjadi opsi nyata dan prioritas bagi otoritas Spanyol, bukan hanya Bernabéu seperti yang mungkin dipahami banyak pihak.

Louzán juga membuka peluang memasukkan Valencia dan Vigo ke dalam daftar venue Spanyol setelah Málaga dan A Coruña tersingkir. Mengenai venue katalan, FIFA dijadwalkan memvalidasi kedua kandidat pekan depan. “Spanyol harus menjadi tuan rumah final Piala Dunia, tidak bisa tidak,” tegas Louzán. Ia juga mengapresiasi peran Barça dalam kesuksesan Spanyol di Piala Dunia 2026, dengan menyebut para pemainnya telah berkontribusi besar.

Di sisi lain, Camp Nou juga akan menjadi saksi laga penting Barcelona melawan Aston Villa pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027, Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB. Pertemuan ini menjadi yang kelima sepanjang sejarah kedua tim, dengan catatan empat duel sebelumnya yang berimbang. Barcelona diunggulkan berkat status tuan rumah dan kualitas materi pemain. Meski demikian, Villa pernah memberikan kenangan pahit lewat kemenangan telak 3-0 pada leg kedua Piala Super UEFA 1983.

Dengan segala dinamika yang ada, Camp Nou terus menjadi pusat perhatian, baik sebagai kandidat venue final Piala Dunia 2030 maupun sebagai markas Barcelona yang legendaris. Dukungan dari berbagai institusi dan optimisme yang diutarakan para pemangku kepentingan menjadi sinyal kuat bahwa stadion ini siap mengukir sejarah baru di pentas dunia.

Exit mobile version