Persipura Jayapura Takluk 1-3 di Lamongan, Mutiara Hitam Wajib Segera Berbenah

Persipura Jayapura Takluk 1-3 di Lamongan, Mutiara Hitam Wajib Segera Berbenah
Persipura Jayapura Takluk 1-3 di Lamongan, Mutiara Hitam Wajib Segera Berbenah

FaktaHari – 02 November 2026 | Persipura Jayapura harus menerima kenyataan pahit saat bertandang ke markas Persela Lamongan pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10/2026) malam, tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut takluk dengan skor 1-3. Kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri bagi Persipura Jayapura yang tengah berupaya menjaga konsistensi di Grup Timur.

Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Persela Lamongan yang tampil di hadapan ribuan pendukungnya langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20 melalui gol kapten Dendy Sulistyawan yang memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang Persipura Jayapura. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persipura Jayapura mencoba bangkit. Usaha tim tamu membuahkan hasil setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-55. Alexandro dos Santos Ferreira yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut sempat membangkitkan semangat Ruben Sanadi dan rekan-rekannya untuk mengejar kemenangan.

Namun, Persela merespons cepat. Pada menit ke-71, Juninho Cabral membawa tuan rumah kembali unggul melalui tendangan spektakuler yang menembus gawang Persipura Jayapura. Gol tersebut membuat Persela semakin percaya diri mengendalikan permainan. Menjelang pertandingan berakhir, tepatnya menit ke-85, Dendy Sulistyawan kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan 3-1 untuk Persela.

Pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya, mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada momen-momen penting. Ia menilai kebobolan di babak pertama membuat rencana permainan tidak berjalan sesuai harapan. Meski demikian, Regi tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang tidak menyerah meski tertinggal.

“Di babak pertama semua berjalan tidak sesuai rencana kami. Kami kecolongan, tetapi di babak kedua sempat mendapatkan momentum melalui penalti. Setelah itu, pertandingan sempat kami pegang dan kendalikan, tetapi akhirnya kami kebobolan lagi,” tutur Regi Aditya.

Sementara itu, pemain pengganti Michael Alberth Kambu mengakui timnya masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan di Lamongan akan dijadikan bahan pembelajaran untuk tampil lebih baik ke depannya. “Ini jadi pelajaran ke depannya untuk lebih berbenah dan fokus lagi,” ucap Michael Kambu.

Dari kubu Persela, pelatih Bima Sakti bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menyebut hasil ini sebagai momentum kebangkitan setelah melewati tiga pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan. “Alhamdulillah Persela bisa memenangkan pertandingan malam hari ini dengan tim Persipura, yang notabene tim yang bagus. Berkat kerja keras mereka selama 90 menit dan injury time, mereka bisa memenangkan pertandingan, bahkan bisa cetak tiga gol,” ujar Bima dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Bima juga mengingatkan para pemainnya agar tidak cepat berpuas diri karena pertandingan berikutnya dipastikan lebih berat. “Saya sampaikan ke pemain, ini adalah kebangkitan buat Persela. Jangan berpuas diri. Yang pasti pertandingan berikutnya lebih berat lagi. Semoga ini jadi tren yang baik buat Persela ke depannya,” katanya.

Kemenangan ini membawa Persela Lamongan naik ke puncak klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 16 poin. Sementara itu, Persipura Jayapura berada di peringkat keenam dengan raihan 10 poin. Persela dijadwalkan bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada 8 November 2026, sedangkan Persipura harus segera berbenah untuk menghadapi laga berikutnya.

Kekalahan ini menjadi pengingat bagi Persipura Jayapura bahwa konsistensi permainan masih perlu ditingkatkan. Dengan modal 10 poin dari delapan pertandingan, Mutiara Hitam wajib segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari segi taktik maupun mental bertanding, agar mampu bersaing di papan atas Grup Timur. Perjalanan kompetisi masih panjang, namun tanpa perbaikan signifikan, posisi Persipura Jayapura bisa semakin terpuruk.

Exit mobile version