Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Sepang, Runner-up Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Sepang, Runner-up Moto3 Malaysia 2026
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Sepang, Runner-up Moto3 Malaysia 2026

FaktaHari – 02 November 2026 | Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menorehkan tinta emas dalam karier balapnya. Pada balapan Moto3 Grand Prix Malaysia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026), Veda berhasil finis di posisi kedua. Ini merupakan pencapaian terbaik sepanjang kariernya di Kejuaraan Dunia Moto3, sekaligus menjadikannya pebalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium runner-up dalam ajang Grand Prix.

Memulai balapan dari posisi kedelapan, Veda Ega Pratama langsung menunjukkan kecepatan dan agresivitasnya. Ia mampu merangsek ke posisi lima pada lap pertama, lalu terlibat duel sengit dengan sejumlah pebalap seperti Alvaro Carpe, David Almansa, dan Hakim Danish. Pertarungan memperebutkan posisi kedua semakin memanas di lap-lap akhir. Meski sempat mendapat tekanan, Veda berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis.

Pemenang balapan ini adalah Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, yang tampil dominan sejak pertengahan lomba. Veda menyentuh garis finis dengan selisih 3,734 detik dari Quiles, sementara Alvaro Carpe melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 4,184 detik. Hasil ini menjadi podium kedua Veda musim ini setelah sebelumnya finis ketiga di Grand Prix Brasil pada Maret lalu.

Usai balapan, Veda mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya. Ia secara khusus menyebut kehadiran keluarganya di Sirkuit Sepang sebagai penyemangat tambahan. “Alhamdulillah. Saya sangat, sangat senang bisa meraih podium di sini di Sepang. Terutama seluruh keluarga saya, ayah, ibu, dan adik/kakak perempuan saya, juga sepupu saya datang ke sini dan saya berhasil meraih podium, ini benar-benar lebih dari sekadar luar biasa,” ujarnya.

Podium ini juga menjadi pelampiasan bagi Veda Ega Pratama setelah kegagalan di seri sebelumnya. Pada Moto3 Australia 2026 di Phillip Island, ia sebenarnya berhasil meraih pole position, namun balapan utama dibatalkan karena cuaca buruk. “Minggu lalu sayangnya kami tidak bisa balapan di Phillip Island meski saya meraih pole position, tapi ya, saya membayarnya lunas di sini,” tambah pebalap berusia 17 tahun tersebut.

Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama mengumpulkan 20 poin tambahan dan kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 131 poin dari 19 seri balapan. Ia berhasil naik satu tingkat dari posisi sebelumnya. Koleksi poin ini masih bisa bertambah karena seri berikutnya akan digelar di Moto3 Qatar 2026 pada 6-8 November mendatang.

Keberhasilan Veda di Sepang tidak lepas dari kerja keras seluruh tim Honda Team Asia. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sponsor, keluarga, teman-teman, dan seluruh pendukung yang selalu memberikan dukungan. “Pastinya saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh tim. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik akhir pekan ini. Serta seluruh sponsor, seluruh keluarga saya, teman-teman saya, dan tentunya semua yang selalu mendukung saya,” pungkasnya.

Pencapaian Veda Ega Pratama ini menjadi bukti bahwa pebalap muda Indonesia mampu bersaing di level dunia. Dengan usia yang masih 17 tahun, potensinya masih sangat besar. Ia dijadwalkan kembali beraksi di Moto3 Qatar 2026, di mana ia akan berusaha melanjutkan tren positifnya dan memperbaiki posisi di klasemen.

Secara keseluruhan, podium kedua di Moto3 Malaysia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Veda Ega Pratama dan bagi Indonesia. Hasil ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga memotivasi generasi muda untuk terus bermimpi dan berjuang di dunia balap internasional. Kita tunggu aksi Veda selanjutnya di lintasan Qatar.

Exit mobile version