Kontroversi di Balik Gemilangnya BOAT Ballon d’Or: Ronaldo Rayakan Penghargaan, tetapi Tolak Beri Suara untuk Kopa

Kontroversi di Balik Gemilangnya BOAT Ballon d'Or: Ronaldo Rayakan Penghargaan, tetapi Tolak Beri Suara untuk Kopa
Kontroversi di Balik Gemilangnya BOAT Ballon d'Or: Ronaldo Rayakan Penghargaan, tetapi Tolak Beri Suara untuk Kopa

FaktaHari – 01 November 2026 | Penghargaan boat ballon d or atau Best of All Time Ballon d’Or yang diraih Cristiano Ronaldo baru-baru ini menjadi sorotan dunia sepak bola. Namun, di balik euforia kemenangan tersebut, muncul kontroversi yang menyoroti sikap sang bintang Portugal terhadap ajang Ballon d’Or. Ronaldo, yang dikenal sebagai pesepak bola dengan segudang prestasi, kembali menunjukkan sikap ambivalennya terhadap penghargaan bergengsi dari majalah France Football itu. Di satu sisi, ia menerima dan merayakan kemenangan boat ballon d or, tetapi di sisi lain, ia menolak memberikan suaranya untuk penghargaan Kopa yang ditujukan bagi pemain muda terbaik dunia.

Upacara Ballon d’Or 2026 yang digelar di London menjadi panggung bagi Harry Kane sebagai peraih Ballon d’Or utama. Sementara itu, Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, dinobatkan sebagai penerima Kopa Trophy. Ronaldo, yang seharusnya menjadi salah satu pemilih untuk Kopa, justru absen memberikan suara. Menurut laporan media Prancis L’Equipe, Ronaldo menolak berpartisipasi dalam pemungutan suara tersebut, bersama dengan dua legenda Prancis lainnya, Zinedine Zidane dan Michel Platini. Ini bukan kali pertama Ronaldo menolak memberikan suara; tercatat sudah lima kali ia melakukan hal serupa sejak krisis pada 2021 silam.

Krisis 2021 bermula dari pernyataan Pascal Ferre, pemimpin redaksi France Football saat itu, yang mengklaim bahwa Ronaldo pernah berambisi mengakhiri karier dengan koleksi Ballon d’Or lebih banyak daripada Lionel Messi. Pernyataan itu memicu kemarahan Ronaldo, yang membantahnya melalui Instagram dan menuduh Ferre berbohong serta memanfaatkan namanya. Sejak itu, hubungan Ronaldo dengan Ballon d’Or menjadi renggang, meskipun ia tetap diakui sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Di sisi lain, penghargaan boat ballon d or sendiri merupakan kategori baru yang diperkenalkan oleh France Football. Berbeda dengan Ballon d’Or reguler yang melibatkan 100 jurnalis dari 100 negara, pemenang BOAT ditentukan melalui voting penggemar. Sepuluh legenda sepak bola masuk dalam daftar nominasi, termasuk Alfredo Di Stefano, Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, Kevin Keegan, Karl-Heinz Rummenigge, Michel Platini, Marco van Basten, Ronaldo Nazario, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi. Para penggemar harus membayar 1 Euro untuk memberikan suara melalui platform digital Ballon d’Or. Tercatat lebih dari 5.000 orang memberikan suara lebih dari sekali, dengan rincian 44 orang memilih 10-26 kali, 300 orang memilih 5-9 kali, dan 4.665 orang memilih 2-4 kali.

Dari proses voting tersebut, Cristiano Ronaldo keluar sebagai pemenang boat ballon d or, mengungguli Lionel Messi yang menempati posisi kedua berkat performa gemilangnya pada 2012. Kemenangan Ronaldo didasarkan pada musim 2007/08 saat ia masih berseragam Manchester United. Pada musim itu, ia membantu MU meraih gelar Premier League dan Liga Champions, serta mencetak 31 gol di liga dan meraih Sepatu Emas Eropa. Penampilannya di tahun tersebut dianggap sebagai yang terbaik sepanjang masa, bahkan mengalahkan rekor 91 gol Messi pada 2012. France Football menegaskan bahwa BOAT bukanlah trofi fisik, melainkan wadah bagi suara para penggemar dan suporter sepak bola. Penghargaan ini juga berbeda dengan Super Ballon d’Or yang hanya sekali diberikan pada 1989 kepada Alfredo Di Stefano.

Ronaldo menyambut penghargaan boat ballon d or dengan penuh syukur. Melalui media sosial pribadinya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh penggemar di dunia. “Sepakbola adalah milik para penggemar! Terima kasih kepada seluruh penggemar di seluruh dunia. Penghargaan ini juga milik Anda,” tulis Ronaldo. Namun, sikapnya yang menolak memberikan suara untuk Kopa Trophy menuai tanda tanya. Apakah ini bentuk protes terhadap Ballon d’Or, ataukah konsistensi sikapnya pasca krisis 2021? Yang jelas, kontradiksi ini semakin mempertegas karakternya yang tak pernah lepas dari kontroversi.

Kesimpulannya, kemenangan boat ballon d or menjadi bukti pengakuan atas kehebatan Cristiano Ronaldo di mata penggemar. Namun, penolakannya untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara Kopa menunjukkan bahwa hubungannya dengan Ballon d’Or masih dipenuhi luka lama. Publik pun dibuat bertanya-tanya: apakah Ronaldo hanya ingin merayakan penghargaan yang melibatkan suara fans, tetapi enggan terlibat dalam proses yang melibatkan jurnalis? Hanya waktu yang akan menjawab.

Exit mobile version