FaktaHari – 31 Oktober 2026 | Jakarta – Kehadiran film laut bercerita di layar lebar langsung menyita perhatian publik. Adaptasi novel best seller karya Leila S. Chudori ini berhasil mengumpulkan 180.292 penonton pada hari pertama penayangan, Sabtu (31/10/2026). Capaian tersebut didukung penetapan layar yang luas di 514 bioskop seluruh Indonesia dengan total 3.432 jadwal tayang. Antusiasme masyarakat sudah terpancar sejak periode Advance Ticket Sales (ATS) yang mencatat penjualan hingga 86.995 tiket sebelum film resmi diputar.
Diproduksi oleh Pal 8 Pictures dan disutradarai Yosep Anggi Noen, film laut bercerita menyoroti perjalanan Biru Laut, seorang mahasiswa era 1990-an yang menggemari buku dan aktif dalam organisasi aktivis mahasiswa bernama Winatra, sebelum akhirnya menghilang tanpa jejak. Tak sekadar mengangkat isu sejarah dan pergerakan anak muda, sinema ini merajut dinamika cinta, kehangatan keluarga, serta ikatan persahabatan yang erat.
Direktur Pal 8 Pictures sekaligus produser film, Budi Setyarso, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas sambutan penonton. “Terima kasih untuk antusiasme penonton Indonesia yang telah menonton Laut Bercerita di hari pertama tayang. Kami sangat mengapresiasi antusiasme penonton dan sangat terharu atas sambutan yang begitu tinggi,” ujarnya dalam siaran pers. “Semoga, bersama-sama, kita terus merawat ingatan dan memelihara harapan untuk Indonesia yang lebih baik,” harapnya.
Aktor Reza Rahadian yang dipercaya memerankan karakter utama Biru Laut membagikan kesannya mengenai kedalaman narasi film ini. “Ini film yang seru, yang berbicara tentang semangat anak muda tapi di dalamnya ada percintaan, keluarga, dan bagi saya menjadi film yang sangat bermakna dan dalam,” ungkap Reza.
Film yang disematkan label D17+ ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026 dengan durasi 135 menit. Cerita berlatar Yogyakarta pada akhir 1990-an, menjelang runtuhnya pemerintahan Orde Baru. Biru Laut (Reza Rahadian) bergabung dengan kelompok studi Winatra bersama Daniel Tumbuan (Kevin Julio), Alex Perazon (Ben Nugroho), Sunu Dyantoro (Dewa Dayana), dan Kasih Kinanti (Dian Sastrowardoyo). Mereka terlibat dalam gerakan melawan ketidakadilan serta mendampingi persoalan masyarakat di tengah tekanan rezim Orde Baru. Namun, perjuangan mereka harus berujung pada hilangnya Laut dan kawan-kawannya tanpa kabar. Keluarga dan sahabat mereka pun berusaha mencari jawaban mengenai nasib mereka yang hilang.
Selain di kota-kota besar, film laut bercerita juga tayang di berbagai daerah. Di Kendari, Sulawesi Tenggara, film ini dapat disaksikan di tiga bioskop dengan harga tiket bervariasi. Hollywood Square Kendari menayangkan empat jadwal (14.00, 16.45, 19.25, 22.05) dengan harga Rp45 ribu. Cinepolis Lippo Plaza Kendari menyediakan 10 jadwal (13.00, 13.30, 15.15, 15.45, 16.15, 18.30, 19.00, 20.10, 21.15, 21.45) dengan harga Rp45 ribu. Sementara The Park Mall Kendari XXI menayangkan delapan jadwal (12.45, 13.30, 15.15, 16.00, 17.45, 18.30, 20.15, 21.00) dengan harga Rp50 ribu.
Di Surabaya, film laut bercerita juga menjadi trending. CGV Marvell City Surabaya menawarkan harga tiket termurah mulai Rp36.000 untuk reguler 2D dan Rp70.000 untuk 4DX 2D. Jadwal tayang bervariasi, mulai pukul 12.30 WIB hingga 20.30 WIB. Film ini bersaing dengan sejumlah film baru akhir pekan lainnya seperti The Intern versi Korea, The Mongoose, The Doll Ghawiah, dan film dokumenter perjuangan Timnas Indonesia.
Sebagai drama sejarah yang kuat, film laut bercerita tidak hanya menghibur tetapi juga mengajak penonton merenungi peristiwa kelam masa lalu. Kombinasi akting para pemain, arahan sutradara, dan adaptasi novel yang apik menjadikan film ini sebagai salah satu rilisan paling berkesan tahun ini. Bagi Anda yang belum menonton, segera kunjungi bioskop terdekat dan saksikan perjuangan Biru Laut serta kawan-kawan dalam memperjuangkan keadilan.
