Hamburger SV Terpuruk: Kalah di Pokal, Hadapi Frankfurt dengan Lini Belakang Rapuh

Hamburger SV Terpuruk: Kalah di Pokal, Hadapi Frankfurt dengan Lini Belakang Rapuh
Hamburger SV Terpuruk: Kalah di Pokal, Hadapi Frankfurt dengan Lini Belakang Rapuh

FaktaHari – 30 Oktober 2026 | Hamburger SV kembali menelan hasil pahit di DFB-Pokal. Bertanding di Volksparkstadion di hadapan 57.000 penonton, Hamburger SV harus mengakui keunggulan Eintracht Frankfurt dengan skor 1-3 pada laga babak kedua, Selasa (27/10/2026). Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Merlin Polzin yang tengah berjuang lepas dari tekanan di Bundesliga.

Meski kalah, Hamburger SV sebenarnya tidak tampil buruk. Tim tuan rumah mampu mengimbangi permainan Frankfurt, terutama di babak pertama yang berakhir tanpa gol. Namun, masalah klasik kembali menghantui: lini belakang yang rapuh dan badai cedera yang tak berkesudahan. Kapten Nicolai Remberg absen karena cedera ligamentum cruciatum, gelandang kreatif Fabio Vieira menderita robekan serat otot, dan Bilal Nadir mengalami cedera tendon. Belum lagi Nicolas Capaldo, Jordan Torunarigha, dan Yussuf Poulsen yang juga harus menepi.

Di tengah keterbatasan itu, Hamburger SV masih bisa memberikan perlawanan. Bahkan, bek Shaqif Nandja sempat mengancam lewat sundulan pada menit keenam. Sayangnya, petaka datang menjelang jeda. Bek andalan Sebastiaan Bornauw harus ditarik keluar setelah berbenturan dengan kiper Frankfurt, Noah Atubolu. Posisinya digantikan pemain muda berusia 18 tahun, Jason Bissi-Mouelle. Kehilangan Bornauw jelas mengurangi kekuatan pertahanan Hamburger SV.

Babak kedua, Frankfurt tampil lebih agresif. Robin Koch membuka keunggulan pada menit ke-56 memanfaatkan umpan Jonathan Burkardt. Gol kedua lahir pada menit ke-71 lewat aksi Burkardt sendiri usai menerima umpan silang dari Mario Götze. Younes Ebnoutalib yang baru masuk sebagai pengganti langsung menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-75. Hamburger SV hanya mampu membalas melalui Terem Moffi pada menit ke-79. Skor 1-3 bertahan hingga peluit panjang.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Hamburger SV di kandang. Dari tiga laga kandang terakhir, mereka hanya mengumpulkan empat poin dengan catatan kebobolan 17 gol di Bundesliga. Sementara itu, Frankfurt yang juga memiliki masalah defensif (17 gol kebobolan) kini berada di peringkat 14 dengan delapan poin, hanya terpaut satu angka dari Hamburger SV yang berada di posisi 11 dengan sembilan poin.

Menariknya, kedua tim akan kembali bertemu pada hari Minggu (1/11/2026) dalam lanjutan Bundesliga di Frankfurt. Laga ini menjadi kesempatan bagi Hamburger SV untuk membalas dendam sekaligus memperbaiki posisi. Namun, kondisi tim tamu masih dipertanyakan. Selain Bornauw yang diragukan tampil, pelatih Merlin Polzin juga harus memutar otak untuk meracik komposisi terbaik. Di kubu Frankfurt, ada kabar baik dengan kembalinya Lilian Brassier. Bek asal Prancis itu absen pada laga Piala Jerman karena cedera lutut ringan, tetapi diprediksi siap tampil melawan Hamburger SV. Kehadiran Brassier diharapkan menambah stabilitas lini belakang Frankfurt yang juga belum konsisten.

Di sisi lain, performa Hamburger SV II di Regionalliga Nord juga menjadi sorotan. Tim cadangan yang dilatih oleh tim pelatih berbeda ini akan menghadapi Hannover 96 II pada akhir pekan. Hamburger SV II saat ini berada di peringkat 11 dengan 16 poin dari 15 laga, sementara Hannover 96 II sedang on fire dengan enam kemenangan beruntun dan koleksi 33 poin. Laga ini diprediksi berat bagi tim muda Hamburger SV.

Kembali ke tim utama, duel di Frankfurt nanti akan menjadi ujian mental bagi Hamburger SV. Dengan lini belakang yang kerap kebobolan dan daftar cedera yang panjang, peluang untuk meraih poin penuh memang tidak besar. Namun, semangat juang yang ditunjukkan di Piala Jerman setidaknya memberikan harapan. Jika mampu tampil disiplin dan memanfaatkan peluang, bukan tidak mungkin Hamburger SV bisa mencuri poin di kandang lawan.

Bagi Frankfurt, kemenangan di Piala Jerman menjadi modal berharga. Apalagi mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri. Pelatih Adi Hütter kemungkinan besar akan menurunkan formasi terbaiknya, termasuk mengembalikan Brassier ke starting eleven. Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Secara keseluruhan, Hamburger SV sedang berada di persimpangan jalan. Kekalahan di Pokal harus segera dilupakan, tetapi masalah cedera dan pertahanan yang rapuh perlu segera diatasi. Duel melawan Frankfurt pada Minggu nanti akan menjadi tolok ukur seberapa jauh tim ini bisa bangkit. Publik Hamburg berharap ada perubahan signifikan, setidaknya dalam hal semangat dan organisasi permainan.

Exit mobile version