Drama 4 Gol di Workers’ Stadium: Beijing Guoan vs Jeonbuk Berakhir Imbang, Peluang Lolos Jeonbuk Terancam

Drama 4 Gol di Workers' Stadium: Beijing Guoan vs Jeonbuk Berakhir Imbang, Peluang Lolos Jeonbuk Terancam
Drama 4 Gol di Workers' Stadium: Beijing Guoan vs Jeonbuk Berakhir Imbang, Peluang Lolos Jeonbuk Terancam

FaktaHari – 30 Oktober 2026 | Laga sengit tersaji dalam matchday ketiga AFC Champions League Elite (ACLE) 2026/2027 saat beijing guoan vs jeonbuk berakhir dengan skor 2-2 di Workers’ Stadium, Beijing, China, Selasa (27/10) waktu setempat. Hasil ini membuat Jeonbuk Hyundai Motors gagal meraih kemenangan kedua dan harus puas menambah satu poin.

Dalam pertandingan beijing guoan vs jeonbuk tersebut, Jeonbuk sebenarnya memulai laga dengan sangat impresif. Baru dua menit pertandingan berjalan, Motta berhasil membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Choi Woo-jin dari sisi kiri. Gol cepat itu sempat membuat tim tamu tampil percaya diri.

Namun, keunggulan Jeonbuk tidak bertahan lama. Pada menit ke-34 babak pertama, Beijing Guoan menyamakan kedudukan melalui Jeremy Duziac. Berawal dari tendangan bebas, bola melambung tinggi di depan kotak penalti, lalu disundul oleh pemain Beijing dan jatuh ke kaki Duziac yang masuk ke ruang kosong di belakang pertahanan Jeonbuk. Kiper Song Beom-geun tidak mampu menghalau bola.

Memasuki babak kedua, petaka datang bagi Jeonbuk. Pada menit ke-7, Beijing Guoan berbalik unggul melalui Wang Gang. Berawal dari serangan balik, Song Beom-geun sempat melakukan penyelamatan gemilang menghadapi situasi satu lawan satu. Namun, bola muntah ke titik penalti dan Wang Gang dengan mudah menyelesaikannya. Gol itu tercipta akibat kegagalan Hwang Seung-jun membersihkan bola dengan cepat. Song Beom-geun pun terlihat sangat frustrasi, sementara Hwang Seung-jun tertunduk lesu menelan kekecewaan.

Jeonbuk tidak menyerah. Pada menit ke-19 babak kedua, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Berawal dari tendangan sudut Kim Jin-gyu yang mengenai badan Kim Young-bin dan bergulir ke belakang, Lee Young-je menyambutnya dengan tendangan setengah voli kaki kiri yang membobol gawang Beijing Guoan.

Setelah gol penyama itu, Jeonbuk terus meningkatkan tekanan dengan memasukkan Lee Seung-woo dan Kang Sang-yoon. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor beijing guoan vs jeonbuk tetap 2-2. Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi pelatih Jung Jung-yong yang gagal membawa timnya meraih kemenangan meski sempat unggul lebih dulu.

Dengan hasil imbang ini, Jeonbuk Hyundai Motors kini mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan (1 menang, 1 imbang, 1 kalah) dengan selisih gol -1. Mereka menempati peringkat ke-10 dari 16 tim di wilayah timur. Posisi Jeonbuk masih di bawah Daejeon Hana Citizen yang juga mengoleksi empat poin namun unggul selisih gol di peringkat ke-9. Sementara itu, Pohang Steelers yang belum memainkan laga ketiga berada di peringkat ke-14 tanpa poin.

Pertandingan beijing guoan vs jeonbuk ini juga menyoroti lemahnya fokus Jeonbuk dalam mengantisipasi bola-bola udara dan serangan balik. Dua gol yang bersarang ke gawang Song Beom-geun tercipta dari situasi yang seharusnya bisa diantisipasi. Kekecewaan terlihat jelas dari raut wajah para pemain Jeonbuk setelah pertandingan.

Kendati demikian, satu poin dari markas Beijing Guoan masih memberi harapan bagi Jeonbuk untuk tetap bersaing di fase liga ACLE. Dengan delapan pertandingan tersisa, tim asuhan Jung Jung-yong masih memiliki peluang untuk menembus delapan besar dan melaju ke babak 16 besar. Namun, konsistensi dan perbaikan di lini pertahanan menjadi harga mati jika ingin mewujudkannya.

Laga beijing guoan vs jeonbuk menjadi pengingat bahwa di kompetisi sekelas ACLE, kelengahan sekecil apa pun akan berbuah mahal. Jeonbuk harus segera bangkit dan memetik kemenangan di pertandingan berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari rival-rivalnya di wilayah timur.

Exit mobile version