FaktaHari – 27 Oktober 2026 | Laga bertajuk adhyaksa vs psim yang mempertemukan Isenmulang FC (jelmaan Adhyaksa FC) dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10) sore, berakhir imbang 0-0. Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara Super League 2026/27. Keduanya masih berkutat di zona degradasi. Isenmulang FC berada di peringkat ke-16 dengan tiga poin, sedangkan PSIM di posisi ke-17 dengan dua poin.
Pertandingan adhyaksa vs psim berjalan lamban sejak awal. Kedua kesebelasan tampak kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Isenmulang FC yang bertindak sebagai tuan rumah harus kembali bermain di luar kandang karena Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, belum bisa digunakan. Meski demikian, tim promosi ini tetap melanjutkan tren positif setelah sebelumnya mengalahkan Persijap (16/10) dan menahan imbang Java United (20/10).
Bagi PSIM, hasil imbang ini memperpanjang paceklik kemenangan. Dari tujuh laga yang sudah dijalani, PSIM baru mengoleksi dua poin hasil dari dua kali seri dan lima kali kalah. Sementara Isenmulang FC mengumpulkan tiga poin dari sekali menang, dua kali seri, dan empat kali kalah. Duel adhyaksa vs psim ini menjadi cerminan betapa sulitnya kedua tim keluar dari tekanan di papan bawah.
Papan Atas Super League Semakin Ketat
Sementara itu, persaingan di papan atas Super League 2026/27 juga memanas. Kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia ini diikuti 18 tim, termasuk tiga tim promosi: PSS Sleman, Garudayaksa FC, dan Isenmulang FC (dulu Adhyaksa FC). Setiap pekan tersaji laga seru yang dapat disaksikan melalui Indosiar sebagai pemegang hak siar resmi. Salah satu laga menarik pekan ini adalah Persija vs Persik yang akan digelar Senin (26/10) pukul 19.00 WIB di Stadion Internasional Jakarta (JIS).
Di kompetisi kasta kedua, Pegadaian Championship 2026/27, persaingan juga tak kalah sengit. PSPS Pekanbaru masih memimpin klasemen Grup A dengan 18 poin, namun PSMS Medan (14 poin) dan Persikad (12 poin) siap menyalip. Grup B menjadi grup paling ketat: Deltras FC (15 poin) hanya unggul satu poin atas Kendal Tornado FC (14), Rans Nusantara FC (14), Persela Lamongan (13), dan Barito Putera (13). Di dasar klasemen, Persiku Kudus (Grup A) terpuruk dengan minus 1 poin, sedangkan Persiba Balikpapan dan PSBS Biak sama-sama mengoleksi minus 4 poin di Grup B.
Persijap Terpuruk Tanpa Poin
Kisah pilu juga datang dari Persijap Jepara. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini menjadi satu-satunya tim di Super League yang belum meraih poin sama sekali. Dari enam laga, Persijap selalu kalah. Lini serang tumpul dengan hanya dua gol, sementara lini belakang kebobolan 14 kali. Kekalahan telak 1-6 dari Bali United menjadi pukulan terberat. Bahkan saat menghadapi sesama tim papan bawah, Adhyaksa (kini Isenmulang FC), Persijap takluk 0-1 di kandang sendiri. Kini manajemen dan pelatih dituntut segera berbenah sebelum terlambat.
Daftar Tim Super League 2026/27
- Persib Bandung
- Persija Jakarta
- Persik Kediri
- Bali United
- Arema FC
- Dewa United
- Borneo FC
- Madura United
- Persita Tangerang
- Persijap Jepara
- Java United
- PSIM Yogyakarta
- PSS Sleman (promosi)
- Garudayaksa FC (promosi)
- Isenmulang FC (promosi)
- PSPS Pekanbaru
- Deltras FC
- Kendal Tornado FC
Dengan kompetisi yang masih panjang, duel adhyaksa vs psim menjadi pengingat bahwa tim promosi dan tim tradisional sama-sama harus berjuang keras untuk bertahan. Hasil imbang ini mungkin membawa sedikit angin segar bagi Isenmulang FC, tetapi PSIM masih harus mencari formula untuk meraih kemenangan pertama. Sementara itu, persaingan di papan atas dan bawah Super League dipastikan akan semakin menarik untuk disimak.











