Matisse Thybulle Jadi Saksi Bisu Malam Ajaib Doncic, Lakers Masih Sempurna

Matisse Thybulle Jadi Saksi Bisu Malam Ajaib Doncic, Lakers Masih Sempurna
Matisse Thybulle Jadi Saksi Bisu Malam Ajaib Doncic, Lakers Masih Sempurna

FaktaHari – 26 Oktober 2026 | Matisse Thybulle memiliki kursi terdepan untuk menyaksikan salah satu penampilan individu terbaik musim ini ketika bintang Los Angeles Lakers, Luka Doncic, mencetak 52 poin dan membawa timnya meraih kemenangan dramatis 132-123 atas Utah Jazz di Delta Center, Minggu malam waktu setempat. Bagi Thybulle, pertandingan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang bagaimana ia dan rekan-rekan setimnya belajar untuk tidak pernah merasa terkubur meski tertinggal jauh.

Doncic, yang masuk ke laga dengan catatan tembakan kurang memuaskan di dua pertandingan pertama, meledak dengan 17 dari 30 tembakan lapangan, termasuk delapan tripoin. Tiga tripoinnya di kuarter keempat menjadi penentu kemenangan Lakers. Dengan sisa waktu 12,5 detik, chant “MVP” bergema di seluruh arena, mengakui performa luar biasa pemain Slovenia tersebut. Austin Reaves menambahkan 29 poin dan menjadi motor kebangkitan Lakers setelah sempat tertinggal 18 poin di kuarter kedua.

Di tengah gemilangnya Doncic, kontribusi Matisse Thybulle tidak boleh diabaikan. Pemain sayap asal Australia itu mencatat 11 poin dengan akurasi 4 dari 8 tembakan, serta tiga steal, satu assist, dan satu blok. Perannya sebagai defensive playmaker semakin diakui, terutama oleh pelatih kepala JJ Redick yang memuji kemampuan Thybulle dalam menjaga bola dan menciptakan peluang dari sisi lemah pertahanan. “Matisse jelas sangat bagus dalam menjaga bola hari ini. Ketika ia bermain dalam peran free safety, ia adalah pembuat permainan pertahanan,” ujar Redick setelah kemenangan atas Clippers sebelumnya.

Kemenangan ini membawa Lakers ke rekor 3-0, dan mereka telah mencetak setidaknya 125 poin di setiap pertandingan. Kombinasi serangan yang dipimpin Doncic dan Reaves membuat Lakers jarang berada dalam posisi tertinggal jauh. Meski sempat tertinggal 47-29 di kuarter pertama, Lakers bangkit dengan mencetak 45 poin di kuarter kedua dan mengambil alih keunggulan sebelum turun minum. Fleksibilitas ofensif inilah yang membuat Matisse Thybulle dan rekan-rekannya percaya bahwa tim ini tidak akan mudah menyerah.

Selain Thybulle, Lakers juga mendapat kontribusi dari pemain baru seperti Ziaire Williams yang mengemban peran sebagai defender utama di perimeter. Williams, yang menandatangani kontrak minimum, mengaku senang dengan perannya dan memuji Walker Kessler sebagai pemimpin vokal di pertahanan. Kessler, yang baru saja kembali ke Utah setelah ditukar ke Lakers pada Juli lalu, hanya mencetak dua poin dan tujuh rebound dalam laga ini. Sementara itu, Lauri Markkanen memimpin Jazz dengan 28 poin, tetapi tidak cukup untuk menahan laju Lakers.

Bagi Matisse Thybulle, pertandingan ini menjadi pengingat bahwa Lakers memiliki kedalaman dan mentalitas juara. Meski Doncic menjadi bintang utama, peran pemain peran seperti Thybulle, Williams, dan Reaves akan sangat menentukan sepanjang musim. Lakers akan menghadapi Portland Trail Blazers pada Rabu dini hari waktu Indonesia, dan Thybulle diperkirakan akan kembali ditugaskan untuk menghentikan pemain sayap lawan. Dengan performa pertahanan yang solid dan serangan yang eksplosif, Lakers tampaknya siap untuk tetap tak terkalahkan.

Kesimpulannya, kemenangan Lakers atas Jazz bukan sekadar tentang 52 poin Doncic, tetapi tentang bagaimana tim ini mampu bangkit dari keterpurukan. Matisse Thybulle, dengan kontribusi dua arahnya, menjadi bagian penting dari fondasi pertahanan yang membuat Lakers tetap kompetitif. Jika mereka dapat mempertahankan konsistensi ini, bukan tidak mungkin Lakers akan menjadi salah satu tim paling ditakuti di NBA musim ini.

Exit mobile version