Persebaya vs Penang FC: Walber Mota Bawa Green Force Menang Tipis, Bernardo Tavares Beri Catatan Penting

Persebaya vs Penang FC: Walber Mota Bawa Green Force Menang Tipis, Bernardo Tavares Beri Catatan Penting
Persebaya vs Penang FC: Walber Mota Bawa Green Force Menang Tipis, Bernardo Tavares Beri Catatan Penting

FaktaHari – 17 Agustus 2026 | Laga uji coba internasional antara Persebaya vs Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam WIB, berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Gol tunggal dicetak oleh bek Walber Mota pada menit ke-79, memastikan hasil positif terakhir Persebaya sebelum mengarungi Super League 2026/2027. Namun, kemenangan ini tidak membuat pelatih Bernardo Tavares serta-merta puas. Ia justru menyoroti sejumlah evaluasi yang harus segera dibenahi timnya.

Sejak awal pertandingan, Persebaya tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Beberapa peluang tercipta, tetapi lini depan Green Force gagal mengonversinya menjadi gol hingga babak pertama usai. Penang FC, yang dijuluki The Panthers, beberapa kali mengancam lewat serangan balik. Kiper Ernando Ari melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang lawan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79 ketika Francisco Rivera mengambil sepak pojok, Yuran Fernandes memenangkan duel udara, dan bola diselesaikan Walber Mota dengan tendangan akrobatik.

Ini menjadi kemenangan kedua Persebaya dalam laga uji coba pramusim setelah sebelumnya meraih gelar Piala Presiden. Meski demikian, Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terbawa euforia. Dalam konferensi pers usai laga, ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati dan fokus ke pertandingan resmi. “Saya pikir ini bagus bagi pemain, bagi klub, bagi Bonek dan Bonita untuk menang trofi. Tapi sekarang kami perlu berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Piala Presiden sudah berakhir dan kami harus terus bersikap rendah hati,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Tavares juga menyoroti dua pekerjaan rumah utama yang terlihat dalam duel Persebaya vs Penang FC. Pertama, performa di babak pertama yang dinilai terlalu memberi ruang kepada lawan untuk melepaskan tembakan. Kedua, efektivitas penyelesaian akhir yang masih kurang produktif. “Mengenai pertandingan, seperti yang kalian lihat, kami melakukan banyak rotasi pemain. Saya pikir di babak pertama kami membiarkan tim lawan melepaskan tembakan berkali-kali ke arah gawang, sementara kami sendiri tidak banyak menembak. Saya rasa kami bisa bermain lebih baik, meski ada momen-momen bagus di babak pertama,” jelasnya.

Rotasi yang dilakukan Tavares memang disengaja. Ia ingin melihat kemampuan pemain di posisi yang berbeda sehingga tim memiliki lebih banyak opsi saat kompetisi resmi dimulai. Sejumlah pemain mendapat kesempatan bermain lebih lama, sementara yang lain hanya tampil beberapa menit sesuai performa mereka dalam latihan. Hal ini menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh skuad Green Force.

Situasi pertandingan semakin menarik ketika Penang FC harus bermain dengan 10 pemain dalam 30 menit terakhir. Namun, Persebaya tidak mampu menambah keunggulan. Tavares mengakui bahwa timnya masih kehilangan fokus dalam transisi defensif, yang kerap menyisakan celah di lini pertahanan. Catatan ini menjadi perhatian serius menjelang laga pembuka Super League melawan Bhayangkara FC.

Kemenangan tipis atas Penang FC memberikan suntikan moral bagi Persebaya. Meski begitu, Tavares menegaskan bahwa hasil uji coba bukanlah segalanya. Evaluasi berkelanjutan tetap dilakukan untuk memastikan tim dalam kondisi fisik dan mental terbaik. “Kami perlu meningkatkan kondisi fisik dan fokus selama 90 menit,” tandasnya.

Persebaya vs Penang FC menjadi pemanasan yang berharga. Dengan segala catatan evaluasi, Persebaya diharapkan tampil lebih solid dan efektif saat kompetisi resmi bergulir. Para pemain dan pelatih kini fokus menatap laga pembuka, dengan harapan mampu meraih hasil maksimal dan mempertahankan tren positif yang telah dibangun selama pramusim. Dukungan penuh Bonek dan Bonita di stadion akan menjadi kekuatan tambahan bagi Green Force untuk tampil percaya diri di setiap laga.

Exit mobile version