Kronologi Mencekam: KD Tewas Dikeroyok Setelah Curi Ayam dan Ancam Bunuh Pemilik di Bali

Kronologi Mencekam: KD Tewas Dikeroyok Setelah Curi Ayam dan Ancam Bunuh Pemilik di Bali
Kronologi Mencekam: KD Tewas Dikeroyok Setelah Curi Ayam dan Ancam Bunuh Pemilik di Bali

FaktaHari – 30 Juli 2026 | Kronologi KD curi ayam di Bali sebelum tewas dikeroyok, dipergoki warga, sempat ancam bunuh pemilik [titlebase] menjadi sorotan publik setelah peristiwa tragis terjadi di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Seorang pria berinisial KD tewas setelah menjadi sasaran amuk massa saat diduga hendak mencuri ayam aduan milik warga. Insiden ini bermula ketika ipar Yuni Astini memergoki KD sedang beraksi di kandang ayam di Banjar Juwuk Legi.

Menurut keterangan Kepala Desa Batunya, I Made Riasa, saat dipergoki, KD tidak melarikan diri. Ia justru mengacungkan senjata tajam ke arah pemilik ayam dan mengancam akan membunuhnya jika melawan. Ketakutan membuat pemilik ayam segera menghubungi adiknya yang tengah menghadiri resepsi di lokasi jauh. Informasi diteruskan ke Ketua Pecalang Banjar Juwuk Legi. Warga pun berkumpul setelah mendengar bunyi kukul bulus (kentongan Bali) yang menandakan keadaan darurat. Kronologi KD curi ayam di Bali sebelum tewas dikeroyok, dipergoki warga, sempat ancam bunuh pemilik [titlebase] terus terkuak seiring kesaksian warga.

Keresahan warga akibat maraknya pencurian ayam aduan bernilai ekonomi tinggi menjadi pemicu utama aksi main hakim sendiri. I Nyoman Wirawan, Bendesa Adat Banjar Dinas Juwuk Legi, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut sudah lama dihantui pencurian ayam. Saat massa berdatangan, KD disebut masih membawa senjata tajam dan sempat mengancam warga. Kerumunan yang emosional kemudian melakukan pengeroyokan hingga KD tewas di tempat.

Peristiwa ini juga disaksikan oleh anak perempuan KD yang ikut dalam rombongan. Polisi yang tiba di lokasi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam. Suami dan mertua Yuni Astini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Tabanan. Kronologi KD curi ayam di Bali sebelum tewas dikeroyok, dipergoki warga, sempat ancam bunuh pemilik [titlebase] menunjukkan betapa cepatnya situasi berubah dari aksi kriminal menjadi tragedi berdarah.

KD ternyata dikenal sebagai residivis dengan catatan kriminal sebelumnya. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa ia adalah pelaku pencurian yang selama ini meresahkan. Namun, tindakan main hakim sendiri tetap tidak dibenarkan. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya penegakan hukum yang adil dan menghindari kekerasan massal. Kronologi KD curi ayam di Bali sebelum tewas dikeroyok, dipergoki warga, sempat ancam bunuh pemilik [titlebase] menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menyerahkan kasus kepada aparat.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengungkap semua yang terlibat. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan proses hukum berjalan transparan. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga KD dan kewaspadaan bagi warga Bali.

Exit mobile version