FaktaHari – 03 November 2026 | Nama komika Oki Rengga kembali mencuri perhatian publik lewat proyek terbarunya di dunia perfilman. Setelah dikenal sebagai salah satu komika yang tajam dalam setiap penampilannya, Oki Rengga kini tampil sebagai pemeran utama dalam film drama komedi berjudul Gak Ada Matinya. Film garapan MD Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis, 5 November 2026, setelah menggelar gala premiere di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam film yang disutradarai Etienne Caesar ini, Oki Rengga memerankan sosok Binsar, seorang pria yang memiliki hubungan dingin dan berjarak dengan ayahnya, Luhut, yang diperankan oleh aktor senior Mathias Muchus. Cerita berpusat pada upaya Binsar menyembunyikan fakta bahwa ayahnya yang dikira telah meninggal ternyata masih hidup, demi mencairkan uang klaim asuransi jiwa senilai Rp2 miliar untuk melunasi cicilan KPR. Situasi semakin rumit ketika Fahri, seorang penyelidik asuransi yang diperankan Fedi Nuril, mulai mencium kejanggalan dan melakukan investigasi.
Oki Rengga mengungkapkan bahwa film ini sangat dekat dan relevan dengan kehidupan nyata. Menurutnya, tokoh Binsar dibesarkan dengan didikan orang tua yang tidak sempurna, sehingga banyak masalah yang muncul dalam kehidupannya. “Dia punya masalah dengan bapaknya, dan tak ingin itu terjadi ke anak istrinya,” ujar Oki Rengga saat konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ia juga berharap film ini dapat menjadi hiburan bagi masyarakat di tengah kondisi yang sedang tidak mudah. “Semoga semuanya terhibur di kondisi kita saat ini yang lumayan pusing dengan keadaan. Mudah-mudahan ini bisa hadir untuk menghibur kita semua,” tambahnya.
Fedi Nuril, yang berperan sebagai Fahri, mengaku terkesan dengan totalitas para komika dalam film ini. Ia bahkan menyebut mereka sebagai pakar komedi sejati. “Setelah syuting bersama mereka, saya harus akui mereka benar-benar pakar komedi,” kata Fedi. Ia pun merasa mendapat kesempatan baru untuk bermain dalam genre drama komedi setelah sebelumnya lebih dikenal lewat film drama romantis dan religi. “Di sini saya berperan sebagai Fahri, tapi Fahri dari universe yang lain, bukan Fahri yang serius, tapi Fahri yang komedi,” ungkapnya.
Sementara itu, Mathias Muchus berkelakar bahwa dirinya menjadi korban perundungan para komika di lokasi syuting, termasuk oleh Oki Rengga, Gita Bhebhita, dan Lolox. “Coba kalian pikir ya, gimana saya enggak mau mati. Kelakuan anak-anakku seperti ini. Penginnya tuh cepat mati,” ujar Mathias disambut gelak tawa. Ia juga menceritakan pengalaman ekstrem selama syuting, seperti disuruh berak dan berenang oleh para pemain komika.
Sutradara Etienne Caesar menilai Gak Ada Matinya memiliki sudut pandang berbeda dari drama komedi lain. Film ini bergerak dari tragedi atau kematian dan isu-isu relatable yang jarang diangkat, seperti maskulinitas anak perempuan yang tumbuh besar tanpa sosok bapak. “Yang membedakan Gak Ada Matinya dengan film drama komedi lain adalah cerita film ini bergerak dari tragedi atau kematian dan isu-isu lain yang relatable, tapi jarang diangkat,” ujarnya. Etienne juga menyoroti penggunaan komedian sebagai pemeran utama serta peran Muhadkly Acho sebagai produser yang mampu meracik film ini menjadi produk khas MD Pictures.
Muhadkly Acho selaku produser menegaskan bahwa film ini lebih dari sekadar hiburan. Ia melihatnya sebagai cerminan realita yang membawa penonton tertawa sekaligus berpikir tentang getirnya hidup. “Saat orang menyebutnya komedi gelap, saya memilih melihatnya sebagai realita. Di mana kesedihan dan kelucuan terkadang harus dibiarkan menari dalam panggung yang sama, bersama orang-orang biasa yang bergelut dengan kerasnya takdir dan kesempatan kedua,” ungkap Acho. “Namun, di tengah semua itu, film ini memilih untuk merayakannya dengan tawa yang gak ada matinya,” tutupnya.
Kehadiran Oki Rengga sebagai pemeran utama dalam Gak Ada Matinya menandai langkah baru dalam kariernya di dunia seni peran. Sebelumnya, Oki Rengga dikenal sebagai komika yang kerap tampil di berbagai acara televisi dan konten digital. Kini, ia ditantang untuk membawakan karakter dramatis sekaligus komedik dalam satu film. Kolaborasinya dengan Fedi Nuril, Mathias Muchus, dan para komika lain diharapkan menghasilkan chemistry yang menghibur penonton.
Film Gak Ada Matinya juga menjadi sorotan karena mengangkat tema utang KPR dan asuransi jiwa yang dekat dengan kehidupan masyarakat kelas menengah. Premis tentang seorang anak yang nekat menyembunyikan kematian ayahnya demi uang asuransi menjadi cermin kelam namun lucu tentang tekanan ekonomi yang dialami banyak keluarga. Dengan pendekatan komedi, film ini berhasil mengemas isu serius menjadi tontonan ringan yang tetap menyentuh.
Selain Oki Rengga dan Fedi Nuril, film ini juga dibintangi sejumlah nama lain seperti Gita Bhebhita dan Lolox. Kolaborasi para komika dengan aktor senior seperti Mathias Muchus disebut-sebut menghasilkan dinamika unik di lokasi syuting. Meski demikian, Mathias tetap mengaku senang bisa terlibat dalam proyek yang berbeda dari biasanya. Ia bahkan menyebut pengalaman syuting sebagai salah satu yang paling seru dan tak terlupakan.
Dengan jadwal tayang yang sudah diumumkan, Gak Ada Matinya diharapkan menjadi salah satu film Indonesia yang mampu menarik perhatian penonton di akhir tahun 2026. Promosi yang gencar dilakukan MD Pictures, termasuk melalui gala premiere yang meriah, menunjukkan keseriusan mereka dalam memasarkan film ini. Oki Rengga pun berharap film ini dapat diterima baik oleh masyarakat dan memberikan dampak positif bagi industri perfilman nasional.
Sebagai penutup, Gak Ada Matinya bukan sekadar film komedi biasa. Ia menawarkan cerita yang relevan, akting para komika yang menghibur, serta pesan tentang keluarga, kesempatan kedua, dan tawa yang tak pernah mati. Oki Rengga dan seluruh tim berharap film ini bisa menjadi hiburan yang menyegarkan di tengah berbagai persoalan hidup yang dihadapi masyarakat.











