Berita  

Kasus Alphard Bundaran HI Berakhir? Rano Karno Ungkap Kabar Soal Satpam

Kasus Alphard Bundaran HI Berakhir? Rano Karno Ungkap Kabar Soal Satpam
Kasus Alphard Bundaran HI Berakhir? Rano Karno Ungkap Kabar Soal Satpam

FaktaHari – 24 Juli 2026 | Kasus Alphard Bundaran HI berakhir? Rano Karno ungkap kabar soal satpam yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard di Bundaran HI. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa petugas keamanan (satpam) tersebut tidak dipecat dari pekerjaannya. Kepastian ini disampaikan Rano di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026). “Oh sudah, sudah dijawab, sudah selesai permasalahannya itu,” kata Rano. Ia juga membantah kabar yang menyebut satpam akan dipecat buntut insiden tersebut. “Enggak, saya jamin tidak,” tegasnya.

Peristiwa cekcok antara sopir Toyota Alphard dan satpam bernama Victor Harefa (atau Vicol) terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di pelican crossing Halte Transjakarta Bundaran HI. Menurut Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, pengemudi Alphard menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman. Satpam yang saat itu hendak menyeberang menegur dengan cara menepuk kaca mobil. Teguran itu kemudian berujung adu mulut dan saling dorong.

Dalam versi satpam, ia memukul kaca mobil sambil berteriak “Woi, lampu merah!” karena merasa kesal. Tiga orang keluar dari mobil Alphard, termasuk sopir, lalu terjadi aksi saling dorong. Setelah mediasi di Pospol Thamrin, kedua belah pihak sepakat damai. Namun, polisi tetap membuka peluang proses hukum jika ada pihak yang tidak puas.

Kasus Alphard Bundaran HI berakhir? Rano Karno ungkap kabar soal satpam yang juga menyinggung pentingnya mencari tahu miskomunikasi yang terjadi. “Iya artinya mudah-mudahan bisa ditemukan apa miskomunikasinya ada di mana ya,” lanjut Rano. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar kesalahpahaman serupa tidak terulang.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membuka penyelidikan terkait dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan pada mobil Alphard tersebut. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik Alphard untuk klarifikasi. Dugaan pelat palsu mencuat setelah unggahan warganet di media sosial Threads yang mengecek data kendaraan dengan nomor polisi D 1828 XHQ.

Polisi juga akan memeriksa Victor Harefa untuk memperjelas kronologi. “Nanti kita pertemukan langsung ya, dikonfrontir di kantor. Intinya biar ketemu dulu, kami mintai keterangan bersama-sama,” ujar Ojo. Selain itu, polisi juga menyelidiki pengakuan bahwa satpam diminta bersujud saat mediasi, namun tidak ada kekerasan fisik.

Kasus Alphard Bundaran HI berakhir? Rano Karno ungkap kabar soal satpam yang menegaskan bahwa persoalan telah selesai meskipun penyelidikan tetap berjalan. Dengan adanya jaminan dari Wagub DKI, satpam tersebut dapat kembali bekerja dengan tenang. Masyarakat pun diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini, terutama pentingnya kesabaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Exit mobile version