FaktaHari – 17 Juli 2026 | Bojonegoro – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat juga digelar, seperti pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Fenomena Harga Sembako Murah Cek Kesehatan Gratis TMMD 129 Bojonegoro Jadi Magnet Warga telah terbukti dengan tingginya antusiasme masyarakat sejak pagi hari.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ini menyedot perhatian warga dari Desa Kesongo dan desa-desa sekitar, termasuk yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan. Mereka berbondong-bondong memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro melalui Puskesmas Kedungadem dan Puskesmas Kesongo. Warga cukup membawa KTP untuk mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Dokter Puskesmas Kedungadem, dr. Bowo Luhur Santoso, menekankan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular. “Deteksi dini sangat penting, terutama untuk penyakit seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, maupun asam urat. Dengan pemeriksaan rutin, penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Selain layanan kesehatan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro juga menghadirkan pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Kombinasi Harga Sembako Murah Cek Kesehatan Gratis TMMD 129 Bojonegoro Jadi Magnet Warga ini menjadi angin segar di tengah harga kebutuhan yang masih tinggi. Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “TMMD hadir bukan hanya membangun jalan dan rumah, kami juga ingin membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.
Salah satu warga, Sri Minarsih (49) dari Dusun Mundu, mengaku sangat terbantu. Ia bisa memeriksakan kesehatan dan membeli sembako murah dalam satu tempat. “Biasanya kalau cek kesehatan harus ke puskesmas, sekarang bisa gratis. Sekalian belanja sembako dengan harga lebih hemat,” ujarnya. Ia mencontohkan minyak goreng kemasan dua liter yang di pasar murah hanya Rp32.500, jauh lebih murah dari harga pasar Rp42 ribu. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa Harga Sembako Murah Cek Kesehatan Gratis TMMD 129 Bojonegoro Jadi Magnet Warga bukan sekadar slogan, tetapi kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan meliputi pekerjaan fisik seperti pembangunan jalan desa dan rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta nonfisik seperti layanan kesehatan dan pasar murah. Melalui berbagai program tersebut, TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap manfaat TMMD benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi warga.
Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam TMMD 129 Bojonegoro telah menciptakan dampak positif yang luas. Dengan menyediakan harga sembako murah dan layanan cek kesehatan gratis, program ini berhasil menjadi magnet bagi warga dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara nyata.
