FaktaHari – 27 Juli 2026 | Yaman ogah izinkan wilayahnya dipakai Iran perangi AS. Penegasan tegas ini disampaikan pemerintah Yaman menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan milisi Houthi, sekutu setia Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (25/7/2026), Yaman menyatakan tidak akan membiarkan wilayahnya dijadikan landasan untuk mengancam negara tetangga dan keamanan maritim internasional, khususnya di Selat Bab el-Mandeb.
Yaman ogah izinkan wilayahnya dipakai Iran perangi AS karena serangan Houthi terhadap kapal tanker Arab Saudi pada 22 Juli 2026 dinilai sebagai tindakan terorisme. Serangan itu diluncurkan dari situs militer Houthi di Hodeidah, kota pelabuhan strategis di Yaman. Pemerintah Yaman mengecam keras insiden tersebut dan menegaskan bahwa tindakan Houthi hanya akan menyeret Yaman ke dalam konflik berkepanjangan antara Washington dan Teheran.
Arab Saudi merespons serangan itu dengan melancarkan serangan balasan terhadap situs militer Houthi di Hodeidah pada 24 Juli 2026, berkoordinasi dengan pasukan Yaman. Yaman mendukung langkah tersebut sebagai konsekuensi yang harus diterima Houthi. Yaman ogah izinkan wilayahnya dipakai Iran perangi AS, dan mendesak Houthi untuk segera menghentikan aksi yang dapat memperluas perang.
Sejak perang Iran-AS meletus kembali pada 11 Juli 2026, Iran mulai meminta bantuan Houthi untuk memblokade Selat Bab el-Mandeb. Menurut sumber internal Iran, delegasi Iran telah berdiskusi dengan Houthi pada 16 Juli 2026 dan mendapatkan persetujuan. Namun, Yaman dengan tegas menolak keterlibatan tersebut. Yaman ogah izinkan wilayahnya dipakai Iran perangi AS karena hal itu melanggar hukum internasional dan mengancam kebebasan navigasi di selat strategis tersebut.
Keterlibatan Houthi semakin memperkeruh suasana di Timur Tengah. Yaman meminta Houthi menghormati status Selat Bab el-Mandeb sebagai perairan internasional yang bebas dilayari. Pemerintah Yaman juga menekankan bahwa tindakan Houthi melemahkan upaya regional dan internasional dalam meredakan ketegangan. Dengan sikap ini, Yaman berharap tidak terseret dalam konflik yang lebih luas dan berupaya menjaga stabilitas kawasan.











