Risto Vidakovic Debut Manis: PSIM Jogja Akhiri Paceklik, Bungkam Borneo FC 2-1

Risto Vidakovic Debut Manis: PSIM Jogja Akhiri Paceklik, Bungkam Borneo FC 2-1
Risto Vidakovic Debut Manis: PSIM Jogja Akhiri Paceklik, Bungkam Borneo FC 2-1

FaktaHari – 03 November 2026 | PSIM Yogyakarta resmi menunjuk Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala baru untuk musim 2026/2027. Pelatih asal Serbia itu menggantikan posisi Jean Paul van Gastel yang sebelumnya menduduki kursi pelatih. Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajemen Laskar Mataram pada Senin (2/11/2026) lalu. Risto Vidakovic tidak datang sendirian; ia akan didampingi oleh asisten pelatih Edin Prljaca yang juga memiliki lisensi UEFA Pro.

Manajer tim PSIM Jogja, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa penunjukan Risto Vidakovic merupakan bagian dari langkah strategis manajemen untuk memperkuat jajaran kepelatihan. Menurutnya, pengalaman Risto yang pernah menangani sejumlah klub Indonesia menjadi pertimbangan utama. “Keputusan ini diambil berdasarkan analisis taktis objektif sekaligus rekam jejaknya yang sudah teruji di iklim sepak bola Indonesia. Ia memahami bagaimana kultur, tekanan, dan gaya kompetisi di sepak bola nasional,” ujar Iksan.

Risto bukan sosok asing dalam sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia pernah menukangi Borneo FC dan PSS Sleman, dua klub yang sama-sama berkompetisi di kasta tertinggi. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan bersama Laskar Mataram. Risto lahir di Sekovici pada 5 Januari 1969 dan telah mengantongi lisensi UEFA Pro.

Debut Risto Vidakovic bersama PSIM terjadi pada laga pekan kedelapan Super League 2026/2027 melawan Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026). Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi PSIM yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Sebelumnya, PSIM belum meraih kemenangan dalam tujuh laga, dengan catatan dua imbang dan lima kekalahan. Bermain di kandang sendiri, PSIM bertekad memutus tren negatif tersebut.

Laga berjalan sengit. Borneo FC yang datang dengan modal empat kemenangan beruntun di lintas kompetisi sempat unggul lebih dulu melalui gol Asgal Habibi pada menit ke-33. Namun, perubahan taktik yang diterapkan Risto Vidakovic pada babak kedua berhasil membalikkan keadaan. PSIM tampil lebih agresif dan menciptakan banyak peluang. Gol penyama kedudukan dicetak oleh gelandang Adrian Purzycki pada menit ke-57, disusul gol kemenangan oleh penyerang sayap Savio Sheva pada menit ke-64.

Kemenangan 2-1 ini menjadi kemenangan perdana PSIM di Super League 2026/2027. Pelatih sementara PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengapresiasi kerja keras para pemain serta doa dari seluruh pendukung. “Ada banyak sekali peluang yang kami ciptakan, memang kami sangat dominan. Cuma, ada satu kejadian tiba-tiba setelah restart dan terjadi gol,” kata Guntur dalam konferensi pers. Ia menegaskan bahwa hasil ini menjadi pijakan utama bagi PSIM untuk memulai lembaran baru secara kompetitif di bawah nakhoda baru.

Dengan tambahan tiga poin, PSIM kini mengoleksi lima poin dan naik ke peringkat ke-15, keluar dari zona degradasi. Kemenangan ini juga menjadi modal berharga bagi Risto Vidakovic untuk membangun tim dan menghadapi sisa musim. Manajemen berharap kehadiran Risto dapat membawa PSIM tampil lebih konsisten dan kompetitif di BRI Super League 2026/2027.

Keberhasilan Risto Vidakovic dalam laga debutnya menunjukkan bahwa ia mampu memahami karakter tim dan mengambil keputusan taktis yang tepat. Dengan pengalaman dan lisensi yang dimiliki, ia diharapkan dapat mengangkat performa PSIM Jogja dan membawa Laskar Mataram bersaing di papan atas. Dukungan penuh dari manajemen, pemain, dan suporter menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.

Exit mobile version