FaktaHari – 02 November 2026 | Laga abha vs ittihad fc di pekan ke-12 Liga Pro Saudi 2026/2027 berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Prince Sultan bin Abdulaziz Sports City, Abha. Hasil ini terasa seperti kehilangan dua poin bagi Al-Ittihad yang tengah berjuang mengejar posisi puncak klasemen. Namun, di balik hasil imbang tersebut, tersimpan berbagai peristiwa penting yang akan sangat memengaruhi langkah tim asuhan Jens Wissing ke depan.
Pertandingan abha vs ittihad fc sendiri berjalan dengan tensi tinggi. Al-Ittihad mendominasi penguasaan bola, tetapi Abha yang berada di dasar klasemen dengan hanya dua poin justru tampil disiplin dan berhasil mencuri satu poin berharga. Pelatih Jens Wissing dalam konferensi pers usai laga mengakui timnya melakukan kesalahan di menit-menit akhir yang membuat mereka kehilangan dua poin. “Kami tahu kekuatan dan kelemahan lawan, tetapi kelengahan kecil harus dibayar mahal,” ujarnya.
Yang lebih mengejutkan, laga abha vs ittihad fc juga memunculkan insiden cedera serius yang menimpa gelandang Kolombia, Richard Rios. Dalam beberapa menit awal pertandingan, Rios bertabrakan dengan pemain Abha, Alimami Gory, dan langsung meninggalkan lapangan dengan rasa sakit yang jelas. Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa Rios mengalami keseleo parah pada pergelangan kaki kiri serta kerusakan pada ligamen fibular. Ia dipastikan absen setidaknya pada dua laga berikutnya, termasuk menghadapi Al-Ain di AFC Champions League Elite dan NEOM di Liga Pro Saudi.
Kekalahan Rios menjadi pukulan telak bagi lini tengah Al-Ittihad. Tim pelatih pun telah menetapkan Dion Lopy, gelandang asal Senegal, untuk mengisi posisi tersebut agar keseimbangan tim tetap terjaga. Sementara itu, Jens Wissing juga harus mengelola beban kerja para penyerangnya, seperti George Ilenikhena, Youssef En-Nesyri, dan Saleh Al-Shehri, mengingat jadwal pertandingan yang padat setiap tiga hari.
Menariknya, hasil imbang dalam abha vs ittihad fc ini justru memicu reaksi dari rival sekota, Al-Ahli. Akun resmi Al-Ahli mengunggah foto jersey tim dengan keterangan sindiran, “Al-Ahli tampil dalam pakaian terbaiknya”, yang secara halus menyindir nama Abha dan kegagalan Al-Ittihad meraih kemenangan. Namun, sindiran itu berbuah karma. Beberapa hari kemudian, Al-Ahli dihancurkan Al-Shabab dengan skor 6-1 di pekan yang sama. Kekalahan itu menjadi yang terburuk bagi Al-Ahli sejak 2008 dan menjadi bahan tertawaan publik sepak bola Saudi.
Di sisi lain, posisi Al-Ittihad di klasemen sementara Liga Pro Saudi masih berada di peringkat keempat dengan 23 poin dari 10 pertandingan. Mereka tertinggal dari Al Qadsiah (28 poin), Al Nassr (28 poin), dan Al Hilal (27 poin). Meski demikian, Wissing menegaskan timnya masih dalam proses perkembangan dan memiliki banyak hal untuk ditawarkan musim ini. “Kami masih dalam periode pengembangan. Musim ini panjang, dan kami masih punya banyak hal untuk ditawarkan,” tegasnya.
Dengan cedera Rios dan hasil imbang dalam abha vs ittihad fc, Al-Ittihad kini dituntut untuk segera bangkit. Laga melawan Al-Ain di Liga Champions Asia Elite menjadi ajang pembuktian karakter tim. Dukungan suporter tentu menjadi modal berharga bagi Al-Ittihad untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan abha vs ittihad fc bukan sekadar hasil imbang biasa. Ada drama cedera, sindiran rival, dan konsekuensi karma yang menghiasi pekan ke-12 Liga Pro Saudi. Al-Ittihad harus segera melupakan hasil ini dan fokus pada laga-laga krusial berikutnya jika ingin tetap diperhitungkan dalam perburuan gelar.
