FaktaHari – 01 November 2026 | Kabar kurang menggembirakan datang dari lini serang Timnas Indonesia. Penyerang andalan Skuad Garuda, Ole Romeny, mengonfirmasi bahwa cedera ole romeny yang dialaminya ternyata lebih serius dari perkiraan awal. Kondisi ini sontak membuat pelatih kepala John Herdman berada dalam situasi sulit menjelang agenda internasional terdekat.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (29/10/2026), pemain berusia 26 tahun itu mengungkapkan bahwa pergelangan kakinya belum menunjukkan pemulihan seperti yang diharapkan. “Sayangnya, cedera pergelangan kaki saya lebih parah daripada yang terlihat pada awalnya. Saya akan melakukan apa pun untuk kembali secepat mungkin. Tetap tegakkan kepala,” tulis Romeny dalam pernyataannya.
Masalah pada pergelangan kaki tersebut sejatinya sudah dirasakan Ole menjelang partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand. Meskipun dalam kondisi cedera, penyerang pinjaman Oxford United di Fortuna Sittard itu menunjukkan totalitas luar biasa dengan tetap turun sebagai starter dan baru ditarik keluar saat babak perpanjangan waktu. Kontribusinya turut mengantar Garuda meraih trofi juara turnamen tersebut.
Namun, pertandingan final itu menyisakan persoalan bagi kondisi fisik Ole. Cedera ole romeny membuatnya harus menjalani pemulihan dan melewatkan sejumlah pertandingan bersama Fortuna Sittard. Ole sempat kembali merumput saat Fortuna Sittard menghadapi Excelsior dalam lanjutan Eredivisie 2026/2027, Minggu (25/10/2026). Namun, kondisi engkelnya kembali memburuk sehingga ia harus menepi lagi.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan Ole Romeny dapat pulih sepenuhnya dan kembali memperkuat klub maupun tim nasional. Tidak dijelaskan secara terperinci tingkat keparahan cedera maupun berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan. Situasi ini menjadi perhatian serius karena Ole merupakan salah satu opsi utama di lini depan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan tandang ke Timur Tengah pada 13 dan 17 November mendatang. Namun, calon lawan mereka belum pasti karena konflik antarnegara membuat situasi di kawasan tersebut memanas. Laga pertama kontra Yordania terancam batal, sementara satu lawan lagi masih simpang-siur. PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir berjanji akan segera memutuskan langkah resmi dalam waktu dekat.
Jika benar Ole tidak bisa ikut, John Herdman harus menyiapkan alternatif di sektor serang. Salah satu nama yang patut dipertimbangkan adalah Rafael Struick. Striker berusia 23 tahun itu sudah cukup lama tidak memperkuat Timnas Indonesia. Pemanggilan terakhirnya terjadi pada Juni 2025, ketika skuad Garuda masih menjalani putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, bukan faktor sentimental yang menjadi alasan Rafa layak comeback. Performanya bersama Dewa United di Super League musim ini cukup impresif. Sejak ditangani Osmar Loss, Rafa mulai dipercaya menjadi starter reguler di skuad Banten Warriors, memulai enam dari delapan laga dari menit pertama. Jumlah tersebut sudah menyamai apa yang didapatnya bersama Jan Olde Riekerink sepanjang musim lalu. Mantan penyerang ADO Den Haag itu juga sudah menyumbang satu gol dan satu assist, membuktikan sentuhannya di depan gawang mulai kembali.
Dikenal memiliki work rate cukup baik dan mau mengejar bola tanpa lelah, Rafa bakal menawarkan kualitas berbeda kepada John Herdman di lini depan. Namun, semua tentu diserahkan kembali ke tangan pelatih. Rafa mengaku senang jika akhirnya dipanggil oleh John Herdman, tetapi saat ini memilih fokus bersama Dewa United. Apalagi timnya sedang bersaing di papan atas Super League 2026-2027.
“Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak (dipanggil lagi ke Timnas Indonesia). Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan bersama Dewa United,” kata Rafael Struick. “Semoga penampilan dan kualitas saya bisa terlihat dan pelatih bisa melihatnya. Saya selalu siap jika mendapat panggilan,” tambahnya.
Di sisi lain, John Herdman masih memiliki waktu untuk memantau kondisi Ole Romeny. Cedera ole romeny yang lebih parah dari perkiraan menjadi pukulan bagi persiapan Timnas Indonesia. Namun, Herdman dituntut untuk segera menemukan solusi agar lini depan tetap tajam dalam menghadapi FIFA Matchday November 2026.
Dengan waktu yang semakin mendesak, keputusan mengenai pemanggilan pemain pengganti akan segera diambil. PSSI dan tim pelatih terus berkoordinasi untuk memastikan skuad Garuda dalam kondisi terbaik. Sementara itu, Ole Romeny terus menjalani proses rehabilitasi dengan tekad kuat untuk segera kembali merumput. Cedera ole romeny menjadi pengingat akan pentingnya manajemen beban pemain, terutama setelah turnamen bergengsi.
Kesimpulannya, cedera ole romeny yang lebih serius dari perkiraan telah menimbulkan kekhawatiran bagi Timnas Indonesia. Meski demikian, peluang bagi pemain lain seperti Rafael Struick untuk menunjukkan kemampuan terbuka lebar. John Herdman diharapkan dapat mengambil keputusan bijak demi menjaga performa tim di ajang internasional mendatang.
