Pascal Groß Jadi Biang Kerok Kekalahan Brighton, Hürzeler Akui Kehebatan Liverpool

Pascal Groß Jadi Biang Kerok Kekalahan Brighton, Hürzeler Akui Kehebatan Liverpool
Pascal Groß Jadi Biang Kerok Kekalahan Brighton, Hürzeler Akui Kehebatan Liverpool

FaktaHari – 28 Oktober 2026 | Pascal Groß kembali menjadi sorotan dalam laga lanjutan Premier League antara Brighton & Hove Albion dan Liverpool. Bermain di Amex Stadium, Minggu (25/5/2025), Brighton harus menelan kekalahan 0-2 dari tamunya. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Brighton dalam delapan pertandingan terakhir. Dalam laga tersebut, gol pembuka Liverpool tercipta melalui kemelut di kotak penalti yang berujung pada gol bunuh diri Pascal Groß.

Pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, sempat memberikan peringatan kepada para penggemar agar tidak terlalu cepat melihat klasemen. Namun, peringatan itu seolah menjadi kenyataan pahit. Meski demikian, Hürzeler menegaskan bahwa kekalahan ini bukanlah kemunduran besar. Brighton masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dan tetap kompetitif untuk zona Liga Champions.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal pertandingan, Liverpool yang diperkuat Florian Wirtz tampil agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Brighton. Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-17. Berawal dari serangan cepat, bola masuk ke gawang Brighton setelah mengenai Pascal Groß. Wasit awalnya memberikan gol kepada Wirtz, namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut diubah menjadi gol bunuh diri Pascal Groß.

Kejadian ini menjadi pukulan bagi Brighton. Pascal Groß, yang biasanya tampil tenang, kali ini harus menerima kenyataan pahit. Meski demikian, ia tetap menunjukkan profesionalismenya dengan terus berusaha menahan gempuran Liverpool. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua dan Cedera Wirtz

Memasuki babak kedua, Liverpool masih mendominasi jalannya pertandingan. Namun, tim tamu harus kehilangan Florian Wirtz yang mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Meski tanpa Wirtz, Liverpool tetap mampu mempertahankan keunggulan bahkan menambah gol pada akhir pertandingan. Brighton sendiri kesulitan menembus pertahanan rapat Liverpool.

Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi Pascal Groß. Sepanjang pertandingan, ia tercatat beberapa kali kehilangan bola dan kurang efektif dalam membangun serangan. Meski begitu, Hürzeler tetap membela pemainnya. Ia menyebut bahwa seluruh tim bertanggung jawab atas hasil ini, bukan hanya satu pemain.

Posisi Klasemen dan Peluang Liga Champions

Meski kalah, Brighton masih berada di posisi ketiga dengan koleksi poin yang cukup aman. Peluang untuk finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan masih terbuka lebar. Hürzeler mengajak para pemain dan penggemar untuk tetap optimis dan fokus pada pertandingan selanjutnya.

“Kami harus tetap tenang. Kekalahan ini adalah bagian dari proses. Kami masih memiliki banyak pertandingan dan target yang jelas,” ujar Hürzeler dalam konferensi pers pasca-laga.

Pascal Groß dan Tantangan ke Depan

Bagi Pascal Groß, laga ini menjadi pembelajaran berharga. Ia diharapkan dapat bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. Sebagai pemain berpengalaman, kontribusinya masih sangat dibutuhkan oleh Brighton, terutama dalam menghadapi sisa musim yang kian ketat.

Kekalahan dari Liverpool tidak boleh membuat Brighton terpuruk. Dengan kerja keras dan semangat juang, The Seagulls masih bisa mewujudkan mimpi bermain di kompetisi elit Eropa. Pascal Groß pun diharapkan menjadi bagian penting dari kesuksesan tersebut.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menyajikan pelajaran berharga bagi Brighton. Gol bunuh diri Pascal Groß menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir. Namun, sepak bola selalu memberikan kesempatan untuk bangkit. Brighton dan Pascal Groß harus segera melupakan laga ini dan fokus pada pertandingan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *