FaktaHari – 28 Oktober 2026 | Pertandingan Inter Milan vs Fiorentina pada giornata kedelapan Serie A 2026/2027 menyajikan drama yang tak terlupakan. Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (25/10), Inter Milan harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 2-1 atas Fiorentina. Kemenangan ini membawa Nerazzurri mengoleksi 22 poin dari delapan laga dan tetap berada di puncak klasemen, unggul selisih gol atas Lazio.
Sejak awal pertandingan, Inter Milan vs Fiorentina berjalan dengan tempo tinggi. Tuan rumah tampil menekan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi kiper Fiorentina, David de Gea, tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting. De Gea berkali-kali menggagalkan upaya para penyerang Inter, membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga paruh waktu.
Namun, kejutan terjadi pada menit ke-65. Fiorentina justru berhasil unggul lebih dulu melalui tembakan jarak jauh Alejandro Jimenez. Gol tersebut membuat Stadion Giuseppe Meazza terdiam, sementara tim tamu semakin percaya diri mempertahankan keunggulan mereka.
Inter Milan tidak menyerah. Pelatih Cristian Chivu melakukan sejumlah perubahan taktik untuk meningkatkan intensitas serangan. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+1. Marcus Thuram, yang terus menjadi ancaman di lini depan, berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain dan pendukung Inter.
Drama kemudian berlanjut. Pada masa tambahan waktu, wasit memberikan hadiah penalti kepada Inter Milan setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Piotr Zielinski, yang ditunjuk sebagai eksekutor, dengan tenang menaklukkan David de Gea dan memastikan kemenangan 2-1 untuk Nerazzurri. Gol penalti itu menjadi puncak comeback spektakuler Inter Milan vs Fiorentina.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Dengan 22 poin dari delapan pertandingan, mereka belum terkalahkan musim ini. Anak asuh Cristian Chivu juga menunjukkan mentalitas juara dengan kemampuan bangkit dari ketertinggalan. Sementara itu, Fiorentina harus puas tetap berada di peringkat ke-18 dengan empat poin, hasil yang jauh dari harapan mereka.
Setelah laga Inter Milan vs Fiorentina, pelatih Cristian Chivu langsung menggelar sesi latihan pemulihan pada Senin (26/10). Para pemain yang tampil sebagai starter menjalani program pemulihan ringan berupa massase dan latihan di gym, sementara pemain cadangan menjalani sesi latihan normal. Persiapan menuju laga melawan Venezia pada giornata kesembilan menjadi fokus berikutnya, sebelum menghadapi Derby della Madonnina melawan AC Milan pada akhir pekan.
Inter Milan saat ini masih dihantui masalah cedera. Lautaro Martinez masih absen, sehingga Chivu kemungkinan akan mengandalkan duet Ange Bonny dan Pio Esposito di lini depan. Marcus Thuram juga diprediksi diistirahatkan untuk menjaga kebugarannya menjelang pertandingan penting melawan AC Milan dan Feyenoord di Liga Champions. Meski demikian, kedalaman skuad Inter tetap teruji.
Bagi Fiorentina, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka sempat unggul hingga menit akhir, tetapi gagal mempertahankan keunggulan. Pelatih dan pemain harus segera bangkit untuk memperbaiki posisi di klasemen. Sementara itu, Inter Milan vs Fiorentina akan dikenang sebagai contoh klasik bahwa pertandingan belum berakhir sampai peluit panjang dibunyikan.
Statistik Kunci Inter Milan vs Fiorentina
- Penguasaan bola: Inter 62% – Fiorentina 38%
- Tembakan: Inter 18 – Fiorentina 7
- Tembakan tepat sasaran: Inter 8 – Fiorentina 3
- Pelanggaran: Inter 10 – Fiorentina 14
- Kartu kuning: Inter 2 – Fiorentina 3
Dengan hasil ini, Inter Milan semakin percaya diri menatap sisa musim. Mereka akan menghadapi Venezia pada Kamis (29/10) dini hari WIB, sebelum derby melawan AC Milan pada akhir pekan. Fiorentina, di sisi lain, harus segera berbenah jika ingin menghindari zona degradasi. Pertandingan Inter Milan vs Fiorentina telah membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan yang penuh kejutan hingga detik terakhir.
Kesimpulannya, kemenangan dramatis Inter Milan atas Fiorentina tidak hanya memperkokoh posisi di puncak klasemen, tetapi juga menunjukkan karakter juara yang dimiliki skuad asuhan Cristian Chivu. Sementara Fiorentina harus belajar dari kekalahan ini untuk bangkit di pertandingan selanjutnya.
