FaktaHari – 28 Oktober 2026 | Pertandingan Fortuna Sittard vs Excelsior pada pekan kesepuluh Eredivisie 2026/2027 berakhir dengan kejutan manis bagi tuan rumah. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Fortuna Sittard harus berjuang keras sebelum akhirnya menang 1-0 berkat gol Rodrigo Guth di masa injury time. Kemenangan ini tidak hanya mengangkat posisi mereka di papan klasemen, tetapi juga memantik komentar jenaka dari pelatih PSV, Peter Bosz, yang menyebut Fortuna layak diperhitungkan dalam perburuan gelar.
Laga Fortuna Sittard vs Excelsior sendiri berjalan alot sejak awal. Pelatih Danny Buijs dihadapkan pada situasi sulit karena sejumlah pemain inti absen akibat sakit dan cedera. Ia harus memutar otak meracik starting eleven yang mampu mengimbangi Excelsior yang dikenal solid. Akibatnya, babak pertama berlangsung monoton. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih, dan umpan-umpan mudah terputus. Tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang benar-benar mengancam gawang hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tempo permainan sedikit meningkat. Fortuna mulai mendominasi penguasaan bola, tetapi tembok pertahanan Excelsior masih sulit ditembus. Danny Buijs kemudian mengambil langkah berani dengan memasukkan Mo Ihattaren pada menit-menit akhir. Kehadiran Ihattaren diharapkan mampu memecah kebuntuan lewat kemampuan passing dan tendangan bebasnya. Perubahan ini nyaris tidak membuahkan hasil hingga waktu normal hampir habis. Namun, sepak bola selalu menyimpan drama. Di menit ke-90+4, Ihattaren mengeksekusi tendangan sudut dengan sempurna. Bola melengkung ke tiang jauh dan disambut sundulan Rodrigo Guth yang melompat lebih tinggi dari semua pemain lawan. Gawang Excelsior pun bergetar. Skor 1-0 untuk Fortuna Sittard bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan dramatis dalam laga Fortuna Sittard vs Excelsior ini membuat Fortuna mengoleksi 18 poin dari sepuluh pertandingan. Mereka kini duduk di peringkat keenam klasemen sementara, hanya terpaut dua poin dari PSV, FC Twente, dan AZ, serta enam poin dari pemuncak klasemen Feyenoord. Catatan lima kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan menjadi modal berharga bagi tim asuhan Danny Buijs. Setelah pertandingan, Rodrigo Guth, Nick de Groot, dan pelatih Danny Buijs berbicara kepada Fortuna Supporters Collectief. Mereka mengakui bahwa kemenangan ini adalah buah kerja keras seluruh tim di tengah situasi tidak ideal.
Yang menarik, hasil positif ini mendapat reaksi tak terduga dari pelatih PSV, Peter Bosz. Usai laga PSV vs Feyenoord yang berakhir 1-1, Bosz ditanya soal persaingan gelar. Dengan nada bercanda, ia menyebut Feyenoord, PSV, Ajax, AZ, FC Twente, lalu menambahkan, “Jangan lupakan Fortuna Sittard juga.” Ucapan Bosz bukan tanpa dasar. Fortuna memang tampil konsisten dan kini mengoleksi poin yang kompetitif. Meski demikian, ujian sesungguhnya akan datang pekan ini. Fortuna dijadwalkan menghadapi Sparta Rotterdam di KNVB Beker pada Rabu, sebelum bertandang ke markas Feyenoord di De Kuip pada Sabtu. Duel melawan pemuncak klasemen akan menjadi pembuktian apakah predikat “kuda hitam” yang disematkan Bosz benar adanya.
Bagi Excelsior, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka sempat tampil disiplin dan hampir mencuri satu poin, tetapi kelengahan di set piece terakhir harus dibayar mahal. Pelatih Excelsior pun diyakini akan mengevaluasi lini belakang, terutama dalam mengantisipasi bola mati. Sementara itu, kemenangan ini semakin menegaskan bahwa Fortuna Sittard vs Excelsior bukan sekadar laga biasa, melainkan titik balik kepercayaan diri tim tuan rumah.
Secara keseluruhan, pertandingan Fortuna Sittard vs Excelsior menyajikan cerita klasik sepak bola: kerja keras, strategi jitu, dan sedikit keberuntungan di menit akhir. Fortuna Sittard membuktikan bahwa dengan semangat pantang menyerah, tim yang dianggap underdog pun bisa mencuri perhatian. Kini, semua mata tertuju pada langkah mereka selanjutnya. Jika mampu melewati Feyenoord, bukan tidak mungkin predikat penantang gelar yang dilontarkan Bosz berubah dari gurauan menjadi kenyataan.
