FaktaHari – 26 Oktober 2026 | Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXVII Jawa Tengah 2026 resmi bergulir. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka langsung pesta olahraga empat tahunan ini di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (25/10/2026) malam. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Porprov menjadi nafas ekonomi baru bagi Jawa Tengah, dengan meningkatnya perputaran uang, okupansi hotel, dan geliat UMKM di kota tuan rumah.
“Perputaran ekonomi meningkat. Hotel dan UMKM di Semarang kebanjiran,” kata Luthfi saat membuka acara. Ia juga mengapresiasi dukungan dunia usaha yang menjadi kunci sukses penyelenggaraan. Porprov kali ini diikuti 35 kabupaten/kota, dengan Semarang Raya sebagai tuan rumah utama yang mencakup Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.
Ketua KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menambahkan, sejumlah cabang olahraga terpaksa digelar di luar wilayah tuan rumah karena keterbatasan fasilitas. Balap sepeda track menggunakan velodrom di Surakarta, aeromodeling di Bandara Ngloram Blora, dan senam artistik di Pati. Meski demikian, semangat persatuan dan kesatuan tetap menjadi roh utama ajang ini. “Lewat olahraga, tumbuh kembangkan persatuan dan persaudaraan,” ujar Gubernur Luthfi.
Namun, euforia Porprov 2026 ternoda oleh peristiwa duka. Seorang atlet selam laut asal Jepara, Syabilla, meninggal dunia saat bertanding di kawasan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10) pagi. Kapolrestabes Semarang Kombes Erling Tan Jaya mengungkapkan, korban diduga mengalami kelelahan. “Saksi melihat korban melambaikan tangan pada putaran kedua, namun tetap melanjutkan perlombaan. Pada putaran ketiga, korban tenggelam dan tidak bergerak,” jelas Erling. Korban sempat mendapat pertolongan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 10.00 WIB.
Menanggapi insiden tersebut, KONI Jawa Tengah langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan, terutama pada cabang olahraga air. Evaluasi ini menjadi perhatian serius mengingat Porprov melibatkan ribuan atlet. Sebanyak 7.999 atlet tercatat bersaing menuju prestasi nasional, menjadikan Porprov sebagai ajang kualifikasi penting bagi atlet Jawa Tengah untuk menembus level lebih tinggi.
Di sisi lain, perhelatan akbar ini juga menjadi magnet bagi berbagai kegiatan masyarakat. Sehari sebelum pembukaan Porprov, Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, dibanjiri 21.868 bikers Honda dalam puncak Honda Bikers Day (HBD) 2026. Total 32.214 bikers dari seluruh Indonesia hadir dalam rangkaian HBD yang mengusung tema “Legacy of Spirit”. Acara ini menjadi bukti bahwa Jawa Tengah mampu menjadi tuan rumah event berskala nasional, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitarnya.
Porprov 2026 memang bukan sekadar ajang olahraga. Ia adalah momentum bagi Jawa Tengah untuk menunjukkan kemampuan dalam menyelenggarakan event besar, mempromosikan potensi daerah, dan memperkuat persatuan. Namun, insiden yang menimpa atlet selam menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus selalu menjadi prioritas. Ke depan, evaluasi menyeluruh dan perbaikan prosedur diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa, sehingga Porprov benar-benar menjadi pesta olahraga yang aman, meriah, dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah.
