FaktaHari – 25 Oktober 2026 | Manchester United tengah menghadapi badai cedera yang kian mengkhawatirkan, dengan kondisi sesko menjadi salah satu fokus utama yang menyita perhatian publik Old Trafford. Penyerang asal Slovenia itu belum merumput sejak sebelum jeda internasional September akibat cedera tulang kering yang kembali kambuh, dan hingga kini belum ada kepastian apakah ia harus menjalani operasi untuk mengatasi masalah tersebut secara permanen.
Manajer Michael Carrick, yang tengah berada di bawah tekanan hebat setelah kekalahan telak 4-1 dari Como, mengaku belum bisa memberikan keterangan pasti mengenai kondisi sesko. “Kami berharap pada akhir pekan ini sudah ada sesuatu yang bisa kami sampaikan secara jelas terkait tingkat keparahan cederanya,” ujar Carrick dalam konferensi pers menjelang laga melawan Bournemouth. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa manajemen klub masih ragu apakah sesko perlu naik meja operasi atau cukup menjalani terapi konservatif. Jika operasi dipilih, bukan tidak mungkin sang pemain akan absen lebih lama, memperparah krisis lini depan yang sudah akut.
Absennya sesko sejak Juli lalu telah memaksa Carrick melakukan berbagai eksperimen di lini serang, tetapi hasilnya jauh dari memuaskan. MU hanya mampu meraih dua kemenangan dari sebelas pertandingan pembuka musim ini, dengan tujuh laga terakhir tanpa kemenangan—rekor terburuk sejak musim 2015-16. Hal ini memicu spekulasi bahwa manajemen akan bergerak di bursa transfer Januari untuk mencari penyerang baru. Nama Marcus Thuram dari Inter Milan muncul sebagai target utama. Pemain Prancis itu telah mencetak empat gol dalam enam pertandingan Serie A musim ini dan dinilai cocok dengan gaya bermain fisik Liga Premier. Inter dikabarkan siap bernegosiasi jika menerima tawaran di kisaran 50 juta poundsterling.
Di tengah krisis yang melanda tim utama, sebuah berkah justru datang dari akademi. Kai Rooney, putra legenda MU Wayne Rooney, terus menunjukkan perkembangan pesat. Remaja yang akan berusia 17 tahun pada November ini baru saja mencetak gol pada debutnya di Liga Premier U-18 musim ini saat bermain imbang 1-1 melawan Nottingham Forest, setelah sebelumnya menjalani debut di Liga Pemuda UEFA. Ia juga sempat tampil sebagai pemain pengganti dalam kekalahan tipis 3-2 dari Forest di level U-21. Menariknya, peluang Kai semakin terbuka setelah wonderkid JJ Gabriel—yang 11 bulan lebih muda—dikabarkan ingin meninggalkan Old Trafford pada September lalu. Gabriel sempat tampil di pramusim bersama tim utama dan mencetak hat-trick di laga pembuka Liga Pemuda, tetapi tidak lagi masuk skuad dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kesempatan bagi Kai Rooney juga diperbesar oleh perubahan aturan internal yang diterapkan Carrick, yang memberikan jalur lebih mudah bagi pemain akademi untuk naik ke tim utama. Dengan stok penyerang yang menipis—Louie Bradbury pindah permanen ke Stoke City dan Chido Obi dipinjamkan ke Willem II—Kai menjadi opsi yang dipertimbangkan, termasuk dalam peran false nine. Ia dijadwalkan tampil untuk tim U-18 asuhan Darren Fletcher dalam laga besar melawan Liverpool akhir pekan ini.
Sementara itu, Carrick masih harus memutar otak untuk laga melawan Bournemouth. Ayden Heaven dipastikan kembali ke skuad setelah absen karena sakit, tetapi sejumlah pemain inti seperti Kobbie Mainoo, Lisandro Martinez, Marcus Rashford, Patrick Dorgu, Luke Shaw, Benjamin Sesko, dan Manuel Ugarte masih belum pasti tampil. Martinez dikabarkan mengalami masalah pada paha saat melawan Leeds United, sementara Rashford dilaporkan menderita cedera pinggul sejak Piala Dunia. Kondisi ini membuat lini belakang dan tengah MU limbung, dan Carrick diperkirakan akan melakukan perubahan besar-besaran pada starting XI.
Tekanan pada Carrick juga meningkat setelah kapten Bruno Fernandes melontarkan komentar personal usai kekalahan dari Como. Meski tidak ada sanksi dari klub, muncul desakan agar Carrick bersikap lebih tegas. Wayne Rooney, sahabat sekaligus mantan rekan setim Carrick, menyarankan agar pelatih berusia 45 tahun itu “tampil melawan” dan berhenti bersikap terlalu baik. Pertandingan melawan Bournemouth pun menjadi ujian hidup dan mati bagi Carrick, yang tahu betul bahwa kemenangan adalah harga mati untuk meredam badai kritik.
Dengan sesko yang masih belum jelas kapan kembali, MU berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, mereka perlu mendatangkan striker baru seperti Thuram untuk menyelamatkan musim; di sisi lain, akademi memberikan harapan melalui Kai Rooney. Keputusan Carrick dalam beberapa pekan ke depan, baik di bursa transfer maupun dalam meracik strategi, akan sangat menentukan arah klub. Jika sesko benar-benar harus naik meja operasi, maka opsi mendatangkan penyerang baru menjadi semakin mendesak, dan masa depan Carrick di kursi pelatih pun kian dipertaruhkan.











