FaktaHari – 20 Agustus 2026 | Pertandingan persib vs bali dalam laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 menyajikan drama yang menegangkan. Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan tuan rumah Bali United dengan skor 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026) malam. Duel persib vs bali ini berjalan sengit sejak menit awal, dengan tempo tinggi dan diwarnai berbagai insiden, mulai dari kartu merah, drama gol, hingga comeback luar biasa di penghujung laga.
Bali United lebih dulu memecah kebuntuan pada awal babak kedua. Brandon Wilson melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu dihalau kiper Persib pada menit ke-53. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit. Thomas Lam diganjar kartu merah setelah melanggar Uilliam Barros di kotak penalti, dan Marc Klok sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan. Meski bermain dengan 10 pemain, Bali United kembali unggul melalui sundulan Joao Ferrari pada menit ke-59, memanfaatkan umpan sepak pojok dari Teppei Yachida.
Tertinggal 1-2, Persib tidak menyerah. Skuad asuhan Igor Tolic terus menekan pertahanan Bali United. Upaya mereka membuahkan hasil di menit-menit akhir. Balsa Sekulic mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88 memanfaatkan kemelut di depan gawang. Dua menit berselang, Gabriel Mutombo menjadi pahlawan lewat sundulannya yang memastikan kemenangan 3-2 untuk Persib. Kemenangan ini membuat Persib keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026 setelah sebelumnya juga mengalahkan Sabah FC dengan skor 3-0.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui hasil persib vs bali ini tidak sesuai harapan. Namun, ia tetap melihat sisi positif dari perjalanan timnya di turnamen pramusim tersebut. “Memang hasilnya tidak seperti yang kami harapkan, tetapi kami bertumbuh dan berkembang sebagai tim,” ujarnya usai laga. Johnny juga menilai kondisi fisik pemainnya mengalami perkembangan yang baik dan pengalaman ini bisa menjadi modal penting menghadapi musim baru.
Di kubu Persib, pelatih Igor Tolic memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya. Ia menilai comeback dramatis ini menunjukkan mental juara yang dimiliki tim. Persib sempat dua kali tertinggal, namun mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan. Kemenangan ini juga menjadi penanda berakhirnya agenda Persib di Bali. Selanjutnya, Persib akan fokus mempersiapkan diri menghadapi Manila Digger FC pada babak playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027, Senin (31/8/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Ini menjadi pertandingan penting bagi langkah Persib di kompetisi Asia.
Duel persib vs bali kali ini juga diwarnai beberapa peluang emas di babak pertama, namun kedua tim gagal mencetak gol hingga turun minum. Ragnar Oratmangoen dan Teppei Yachida memiliki peluang, tetapi kiper masing-masing mampu melakukan penyelamatan. Bali United sempat mencetak gol lewat Teppei Yachida, namun wasit menganulir karena bola dinilai sudah keluar lapangan. Insiden kartu merah menjadi titik balik pertandingan, membuat Persib unggul jumlah pemain dan akhirnya bisa memanfaatkan situasi tersebut.
Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan Persib sebagai juara turnamen, tetapi juga memberikan suntikan moral yang besar sebelum menghadapi laga resmi. Persib telah menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad dan ketangguhan mental yang dibutuhkan untuk bersaing di level Asia. Sementara itu, Bali United meski kalah, mampu memberikan perlawanan sengit dan patut diacungi jempol karena tetap berani menyerang meski bermain dengan 10 pemain.
Dengan berakhirnya Dewata Challenge Series ini, publik sepak bola Indonesia pun menanti aksi selanjutnya dari kedua tim. Persib akan melanjutkan perjuangan di ACL 2, sementara Bali United akan mematangkan persiapan menuju kompetisi Super League 2026/27. Persib vs Bali telah memberikan hiburan berkualitas dan membuktikan bahwa sepak bola Indonesia memiliki daya saing yang tinggi.









