FaktaHari – 17 Agustus 2026 | Belakangan ini, istilah cek desil DTSEN ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet mengaku kaget setelah mengetahui status desil mereka dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) ternyata masuk dalam kelompok 9 atau 10, padahal kondisi ekonomi sehari-hari mereka jauh dari kategori sejahtera. Salah satu contohnya adalah Ipeh, warga Sragen, yang terkejut karena tercatat masuk desil 9 meski gajinya masih UMR dan rumahnya hanya berdaya listrik 900 VA. Kejadian serupa memicu pertanyaan besar: bagaimana sebenarnya cara membaca desil, dan apakah status tersebut bisa diubah jika tidak sesuai?
Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami apa itu desil. Dalam DTSEN, desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dibagi menjadi 10 kelompok. Desil 1 merupakan 10 persen keluarga dengan kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 adalah 10 persen keluarga dengan kesejahteraan tertinggi. Status desil menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PBI-JK. Itulah mengapa banyak orang kini rajin melakukan cek desil DTSEN untuk memastikan data mereka akurat dan mengetahui peluang menerima bantuan.
Bagaimana Cara Cek Desil DTSEN?
Masyarakat dapat melakukan cek desil DTSEN secara mandiri melalui website resmi Cek Bansos Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. Caranya cukup mudah:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id atau buka aplikasi Cek Bansos di ponsel.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia (untuk website).
- Klik tombol “Cari Data” dan tunggu hasilnya.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi seperti nama, alamat, status desil, serta keterangan penerima bansos jika ada. Proses ini gratis dan bisa dilakukan kapan saja.
Apakah Status Desil Bisa Diubah?
Banyak yang bertanya apakah status desil yang terlanjur salah bisa diperbaiki. Jawabannya adalah bisa. Status desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui jika masyarakat merasa data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi nyata. Terdapat dua jalur untuk melakukan perubahan, yaitu secara online dan offline.
Cara Mengubah Desil Secara Online
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store atau App Store.
- Registrasi akun menggunakan data e-KTP dan Kartu Keluarga.
- Login ke aplikasi, lalu pilih menu “Usul Sanggah” atau “Usulkan Pembaruan”.
- Klik “Request Pembaruan Data” dan isi data yang ingin diperbaiki.
- Lengkapi informasi kondisi rumah dan ekonomi keluarga.
- Unggah dokumen pendukung seperti foto rumah atau dokumen lain.
- Kirim pengajuan, kemudian petugas akan melakukan verifikasi lapangan.
Cara Mengubah Desil Secara Offline
Selain lewat aplikasi, masyarakat juga bisa datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga. Petugas akan memproses permohonan, melakukan cek data melalui sistem SIKS-NG, dan jika diperlukan akan dilakukan survei ke lokasi untuk verifikasi. Setelah data dinyatakan valid, status desil akan diperbarui dalam DTSEN.
Faktor yang Mempengaruhi Penentuan Desil
Perlu ditegaskan bahwa penentuan desil tidak hanya berdasarkan pendapatan bulanan. Pemerintah mempertimbangkan berbagai variabel sosial ekonomi, antara lain:
- Kepemilikan aset: jenis dan jumlah aset seperti tanah, kendaraan, atau tabungan.
- Kondisi rumah: luas bangunan, kualitas dinding, lantai, serta fasilitas seperti sumber air dan daya listrik.
- Pendidikan dan pekerjaan: tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan anggota keluarga dan jenis pekerjaan.
- Jumlah anggota keluarga: semakin banyak anggota, semakin besar kebutuhan, sehingga skor kesejahteraan bisa berbeda.
Semakin baik aset, rumah, dan pendidikan, maka semakin tinggi desilnya. Sebaliknya, keterbatasan aset dan pendidikan yang rendah akan menempatkan keluarga pada desil rendah. Oleh karena itu, jangan heran jika seseorang dengan gaji pas-pasan tetapi memiliki rumah layak atau aset lain bisa masuk desil lebih tinggi.
Bagi masyarakat yang merasa datanya keliru, langkah terbaik adalah segera mengajukan perubahan. Prosesnya tidak rumit, baik melalui aplikasi Cek Bansos maupun datang ke instansi terkait. Setelah pengajuan, BPS akan menghitung ulang data secara berkala agar DTSEN selalu mencerminkan kondisi terbaru masyarakat.
Pada akhirnya, cek desil DTSEN bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk memastikan hak kita atas bantuan sosial terpenuhi. Jangan ragu untuk mengecek secara berkala dan mengajukan sanggahan jika ditemukan ketidaksesuaian. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyalurkan bantuan tepat sasaran dan masyarakat pun merasa lebih adil.











