FaktaHari – 17 Juli 2026 | Dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda. Kisah inspiratif ini datang dari Faizatin Lian Sibyan, alumnus SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik yang kini menempuh pendidikan doktor di King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) di Arab Saudi. Perjalanannya dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda menjadi bukti bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.
Faizatin, yang lulus dari Smamsatu Gresik pada tahun 2016, awalnya mengalami penolakan dari Universitas Airlangga (Unair) saat ingin melanjutkan studi. Namun, ia tidak menyerah. Setelah jeda satu tahun, ia diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk program sarjana dan magister. Kini, ia berhasil meraih prestasi gemilang: menjadi mahasiswa S3 termuda di KFUPM. Dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda menjadi inspirasi bagi banyak siswa.
Dalam acara Sharing Alumni di Smamsatu Gresik pada Kamis, 16 Juli 2026, Faizatin berbagi pengalaman dengan para siswa. Ia menekankan pentingnya mengenali minat dan jangan takut gagal. “Berani mencoba. Habiskan jatah gagal. Jangan takut untuk mencoba,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kecerdasan bukan satu-satunya kunci sukses; konsistensi dalam usaha kecil sehari-hari sangat penting.
Cerita dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda mengajarkan bahwa penolakan bisa menjadi batu loncatan. Siswi kelas XI Saintek 4, Faiza Amira, mengaku terinspirasi. “Terbukti, ditolak Unair, tetapi kemudian diterima UGM. Sekarang S3 di Arab Saudi,” katanya. Aisya Aqila Latif, siswi kelas XI Saintek 3, juga termotivasi untuk terus semangat belajar.
Kepala Smamsatu Gresik, Nurul Ilmiah, S.Pd., berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi siswa melalui pengalaman nyata para alumni. Keberhasilan Faizatin menunjukkan bahwa perjalanan menuju pendidikan tinggi tidak selalu lurus. Dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda adalah bukti bahwa dengan ketekunan dan konsistensi, mimpi bisa tercapai.
Faizatin mengakhiri sesi dengan pesan agar siswa tidak membandingkan perjalanan hidup mereka dengan orang lain. “Saya dahulu tidak menyangka bisa menjadi mahasiswa S3 termuda. Jangan bandingkan garis waktu kita,” tegasnya.
Kesimpulannya, kisah Faizatin Lian Sibyan mengingatkan kita bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. Dari Smamsatu Gresik ke King Fahd University Faizatin Jadi Mahasiswa S3 Termuda menjadi simbol semangat pantang menyerah. Para siswa diharapkan dapat mengambil hikmah dan terus berjuang meraih cita-cita.











