Masih Misteri, Polisi Telusuri Lokasi Terakhir Dokter PPDS Sebelum Ditemukan Tewas di Siak

Masih Misteri, Polisi Telusuri Lokasi Terakhir Dokter PPDS Sebelum Ditemukan Tewas di Siak
Masih Misteri, Polisi Telusuri Lokasi Terakhir Dokter PPDS Sebelum Ditemukan Tewas di Siak

FaktaHari – 20 Juli 2026 | Masih menjadi misteri, polisi telusuri lokasi terakhir dokter PPDS sebelum ditemukan meninggal di Siak, Riau. Dokter muda bernama Alex Cristo Loris (30), seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi, ditemukan tewas di semak belukar samping RSUD Tengku Rafian pada Selasa (14/7/2026). Hingga kini, penyebab kematiannya belum diketahui, dan polisi masih menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan laboratorium forensik.

Berdasarkan rekaman CCTV, korban terakhir kali terlihat meninggalkan lingkungan rumah sakit pada Senin (13/7/2026) pukul 18.06 WIB. Ia berjalan sendirian menuju pos satpam ke arah Jalan Raya Kecik. Setelah itu, ia dinyatakan hilang dan tidak kembali ke mess. Rekan-rekan korban dan pihak rumah sakit melakukan pencarian, hingga akhirnya jasadnya ditemukan di semak belukar sekitar pukul 11.30 WIB keesokan harinya.

Polisi dari Ditreskrimum Polda Riau telah memeriksa empat orang saksi dan berencana menambah jumlah saksi. Direskrimum Polda Riau, Kombes M Hasyim Risahondua, menyatakan bahwa penyidikan masih berlangsung dan saksi kelima akan diperiksa pada Senin berikutnya. “Kami masih menunggu hasil autopsi. Karena ini berbicara masalah medis, yang nanti menyampaikan adalah ahli forensik kesehatan,” ujarnya.

Autopsi terhadap jenazah Alex telah dilakukan di RS Bhayangkara Pekanbaru pada Rabu (15/7/2026) malam. Namun, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan bahwa dokter forensik belum dapat memastikan penyebab kematian karena masih memerlukan pemeriksaan sampel di laboratorium. Hasil laboratorium diperkirakan baru keluar dalam waktu sekitar dua minggu. Dengan demikian, polisi belum bisa menyimpulkan apakah korban tewas akibat pembunuhan, kecelakaan, atau faktor lainnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Azhar Jaya mengonfirmasi telah menerima laporan dari dinas kesehatan setempat. Azhar menyatakan bahwa Kemenkes mengawal kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Almarhum memang menghilang setelah operasi hari Senin dan ditemukan di semak-semak dekat rumah sakit,” katanya.

Masih menjadi misteri, polisi telusuri lokasi terakhir dokter PPDS sebelum ditemukan meninggal. Polisi terus mendalami rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap apa yang terjadi pada malam sebelum penemuan jasad. Hingga kini, pihak keluarga korban masih dalam suasana berkabung dan belum dimintai keterangan oleh penyidik.

Dokter Alex Cristo Loris merupakan warga Maluku yang baru sekitar seminggu menjalani penugasan di RSUD Tengku Rafian. Ia menempuh pendidikan PPDS di Universitas Riau. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. “Nanti hasil autopsi baru tampak terang, apakah itu korban dibunuh, kecelakaan, atau sejenisnya,” ujar Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Riau AKBP Rudi Samosir.

Kesimpulan: Kematian dokter PPDS Alex Cristo Loris masih menjadi teka-teki. Polisi terus bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta di balik peristiwa ini, sementara keluarga dan publik menanti kejelasan hasil forensik. Misteri ini diharapkan segera terkuak agar ada keadilan bagi almarhum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *