Mitsubishi Xforce Hybrid Siap Dikirim Akhir Juli 2026, Target Penjualan 1.000 Unit di GIIAS

Mitsubishi Xforce Hybrid Siap Dikirim Akhir Juli 2026, Target Penjualan 1.000 Unit di GIIAS
Mitsubishi Xforce Hybrid Siap Dikirim Akhir Juli 2026, Target Penjualan 1.000 Unit di GIIAS

FaktaHari – 18 Juli 2026 | PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memastikan bahwa Mitsubishi Xforce hybrid dikirim secepatnya akhir Juli 2026 [titlebase] kepada konsumen yang sudah melakukan pemesanan. Langkah ini menandai era baru elektrifikasi Mitsubishi di Indonesia setelah sebelumnya hanya mengandalkan mesin konvensional.

Keputusan untuk meluncurkan Xforce Hybrid lebih dulu dibanding Xpander Hybrid didasarkan pada masukan konsumen sejak Xforce pertama kali diperkenalkan pada 2023. Pengguna menginginkan penyempurnaan seperti panoramic roof, teknologi hybrid, dan peningkatan suspensi. Mitsubishi pun merespons dengan menghadirkan varian HEV yang mengusung mesin 1.600 cc DOHC MIVEC dipadukan motor listrik bertenaga 116 PS dan torsi 255 Nm.

Menurut Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI Yoshio Igarashi, Xpander Hybrid masih dalam tahap studi pasar. “Kami memiliki model dengan teknologi hybrid, tinggal tunggu tanggal mainnya,” ujarnya dalam acara Media Test Drive di Karawang, Jumat (17/7/2026). Meski demikian, prioritas saat ini adalah pengiriman Xforce Hybrid yang akan dimulai akhir Juli 2026.

Target penjualan pun dibidik optimistis. Presiden Direktur PT MMKSI Atsushi Kurita menargetkan penjualan New Xforce (semua varian) tembus 1.000 unit hingga akhir GIIAS 2026. Angka ini realistis mengingat penjualan Xforce generasi sebelumnya rata-rata 500 unit per bulan, bahkan bisa mencapai 1.000 unit pada momen tertentu.

Xforce Hybrid dibanderol Rp 445 juta untuk varian standar dan Rp 470 juta untuk Premium Package. Varian tertinggi ini dilengkapi fitur mewah seperti Dynamic Sound Yamaha Premium, power tailgate, power driver seat, smartphone wireless charger, ambient lighting, TPMS, dan frameless panoramic roof. Sistem hybrid generasi kedua Mitsubishi menawarkan tujuh mode berkendara: Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge, yang membuat mobil adaptif di berbagai kondisi jalan.

Meski masuk ke segmen SUV B-segment hybrid yang sangat kompetitif—berhadapan dengan Toyota Yaris Cross Hybrid, Honda HR-V e:HEV, Suzuki Grand Vitara Smart Hybrid, dan sejumlah SUV hybrid China—Mitsubishi optimistis dengan keunggulan fitur dan teknologi. Banyak konsumen yang memesan dan menanti Mitsubishi Xforce hybrid dikirim secepatnya akhir Juli 2026 [titlebase] karena dianggap menyempurnakan kekurangan varian sebelumnya.

Ke depan, MMKSI tidak akan berhenti pada Xforce Hybrid. Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengungkapkan bahwa perusahaan masih mengkaji penambahan model elektrifikasi lain, baik hybrid maupun BEV. “Memang secara planning belum fixed, tapi secara produk dan teknologi sudah ada. Model apa dan kapannya, itu tinggal hasil studi,” katanya. Namun untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan Mitsubishi Xforce hybrid dikirim secepatnya akhir Juli 2026 [titlebase] tepat waktu agar konsumen bisa segera menikmati kendaraan ramah lingkungan tanpa khawatir infrastruktur pengisian daya.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Mitsubishi berharap Xforce Hybrid dapat merebut hati konsumen Indonesia yang mulai beralih ke elektrifikasi. Kehadirannya menjadi bukti bahwa Mitsubishi serius bersaing di pasar mobil hybrid Tanah Air. Pengiriman yang dimulai akhir Juli 2026 akan menjadi ujian nyata bagi kesiapan produksi dan logistik MMKSI. Apakah target 1.000 unit akan tercapai? Semua akan terjawab setelah GIIAS 2026 berakhir. Yang pasti, Mitsubishi Xforce hybrid dikirim secepatnya akhir Juli 2026 [titlebase] menjadi kabar gembira bagi para penggemar Mitsubishi yang sudah lama menantikan teknologi hybrid dari pabrikan berlambang tiga berlian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *