FaktaHari – 25 Oktober 2026 | Bintang Philadelphia 76ers, LeBron James, dipastikan absen saat timnya menjamu Milwaukee Bucks pada Sabtu malam waktu setempat. Keputusan ini diambil untuk mengelola cedera punggung bawah dan sciatica yang dialaminya. Absennya LeBron James menjadi pukulan tersendiri bagi Sixers yang baru saja mencatat dua kemenangan beruntun di awal musim 2026-27.
LeBron James, yang kini berusia 41 tahun, memang tidak dijadwalkan untuk tampil di kedua laga back-to-back. Sixers akan kembali berlaga melawan Detroit Pistons pada Minggu malam. Manajemen beban kerja menjadi alasan utama, mengingat usia dan riwayat cedera yang dimiliki pemain yang dijuluki ‘King James’ tersebut. Pada dua pertandingan awal musim, LeBron James rata-rata bermain 33,5 menit dengan kontribusi 15,5 poin, 9,5 rebound, dan 6,0 assist per game.
Pelatih Nick Nurse mengungkapkan bahwa keputusan ini sudah direncanakan. “Kami harus bijak dalam mengatur menit bermain LeBron James, terutama saat jadwal padat,” ujarnya. Sementara itu, Joel Embiid yang juga sempat menyatakan akan bermain di satu dari dua laga akhir pekan, namanya tidak tercantum dalam laporan cedera untuk pertandingan Sabtu. Ini mengindikasikan Embiid akan tampil melawan Bucks, sedangkan LeBron James kemungkinan besar akan dimainkan saat menghadapi Pistons.
Di sisi lain, kontroversi politik turut mewarnai nama LeBron James. Analis ESPN, Stephen A. Smith, menuding Presiden Donald Trump sengaja mengkritik LeBron James untuk kepentingan politik menjelang pemilihan tengah periode (midterms). Kritik Trump muncul setelah LeBron James terlihat melakukan peregangan dan gerakan golf saat lagu kebangsaan ‘The Star-Spangled Banner’ berkumandang di Madison Square Garden pada Selasa lalu. “Ada alasan mengapa Trump mengatakan itu tentang LeBron James. Itu membuat LeBron James menjadi alat politik yang tepat menjelang midterms, karena pemilu tinggal sekitar 10 hari lagi,” kata Smith dalam siaran radio SiriusXM.
Smith menilai Trump tahu cara memanfaatkan situasi untuk meraih dukungan. “Dia tahu bagaimana mengaduk gelas, tahu bagaimana memposisikan diri untuk melakukan hal-hal yang menguntungkan secara politis,” tambahnya. Tudingan ini menambah dimensi baru dalam sorotan terhadap LeBron James, yang kini menjadi pusat perhatian bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga karena implikasi politik yang menyertainya.
Meski absen, LeBron James tetap menjadi magnet bagi penggemar Sixers. Pada laga home debutnya melawan Cleveland Cavaliers, ia mencatat 17 poin, 10 rebound, lima assist, dan tiga steal dalam kemenangan dramatis setelah tertinggal 29 poin. Namun, para penggemar sempat menunjukkan kekecewaan dengan mencemooh penampil halftime ‘Light Man’ karena tim tertinggal 24 poin di paruh pertama. Meski demikian, LeBron James tetap menjadi figur sentral dalam proyek baru Sixers musim ini.
Dengan absennya LeBron James, Tyrese Maxey dan Jaylen Brown diharapkan mengambil peran lebih besar. Dean Wade yang baru pulih dari cedera pergelangan kaki akan mengisi posisi starter. Sementara itu, Embiid diprediksi akan bermain pada Sabtu dan diistirahatkan pada Minggu. Kombinasi ini menunjukkan strategi rotasi yang hati-hati dari tim medis dan pelatih untuk menjaga kebugaran para pemain bintang.
Kehadiran LeBron James di Philadelphia memang mengundang perhatian besar, baik dari penggemar maupun media. Absennya ia dalam pertandingan melawan Bucks menjadi ujian bagi kedalaman skuad Sixers. Namun, dengan jadwal back-to-back yang padat, keputusan untuk mengistirahatkan LeBron James merupakan langkah preventif yang wajar. Kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi pemain senior seperti LeBron James yang masih ingin tampil kompetitif di musim ke-23 kariernya.
Pertandingan melawan Bucks akan menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan. Sixers saat ini memiliki rekor 2-0 setelah mengalahkan New York Knicks dan Cleveland Cavaliers. Dukungan penuh dari penggemar di Xfinity Mobile Arena tetap diharapkan meski tanpa kehadiran LeBron James. Sang mega bintang akan kembali memperkuat tim pada laga berikutnya melawan Detroit Pistons, memberikan hiburan bagi para penggemar yang sudah menantikan aksinya.
Dengan segala dinamika yang ada, LeBron James tetap menjadi sosok yang tidak bisa dilepaskan dari peta persaingan NBA musim ini. Absennya ia dalam satu pertandingan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk meraih kesuksesan. Publik Philadelphia tentu berharap LeBron James dapat segera kembali dan membawa Sixers melangkah jauh di musim ini.











