FaktaHari – 11 Oktober 2026 | Brighton & Hove Albion berhasil meraih kemenangan impresif 2-0 atas Sunderland di Stadium of Light, meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah bek andalannya, Pascal Struijk, menerima kartu merah langsung di babak kedua. Kejadian ini menjadi sorotan utama dalam laga Premier League yang berlangsung sengit pada Sabtu sore.
Pascal Struijk, yang baru saja pulih dari cedera hamstring dan langsung diturunkan sebagai starter, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah dianggap menjatuhkan Wilson Isidor yang sedang dalam posisi bebas. Keputusan wasit tersebut sontak menuai protes dari kubu Brighton, terutama pelatih kepala Fabian Hurzeler yang menilai kartu merah itu terlalu keras.
“Saya pikir itu keputusan yang keras. Pascal Struijk adalah pemain yang sangat penting bagi kami, dan kehilangan dia di tengah pertandingan seperti ini sangat berat. Tapi saya bangga dengan respons tim,” ujar Hurzeler dalam konferensi pers usai pertandingan.
Brighton sebenarnya tampil dominan sejak awal laga. Robin Roefs, kiper Sunderland, beberapa kali harus bekerja keras menggagalkan peluang dari Diego Gomez dan Maxim De Cuyper. Namun, gol baru tercipta di awal babak kedua melalui aksi brilian Pascal Groß yang memberikan assist kepada De Cuyper. Pemain asal Belgia itu menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Brighton unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut nyaris sirna ketika Pascal Struijk melakukan pelanggaran terhadap Isidor. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung, membuat Brighton harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan. Meski demikian, Sunderland gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pertahanan Brighton yang dikomandoi oleh Bart Verbruggen tampil solid dan mampu meredam setiap serangan tuan rumah.
Di menit-menit akhir, Brighton justru mampu menggandakan keunggulan melalui gol Jaouen Hadjam yang memanfaatkan serangan balik cepat. Umpan dari Georginio Rutter diselesaikan dengan sempurna oleh Hadjam untuk memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tamu.
Kemenangan ini menjaga Brighton tetap bersaing di papan atas klasemen Premier League, sementara Sunderland semakin terpuruk di zona degradasi. Bagi Pascal Struijk, kartu merah ini tentu menjadi pengalaman pahit, namun semangat juang rekan-rekannya menjadi bukti bahwa tim ini memiliki mentalitas yang kuat.
“Kami harus belajar dari insiden ini. Pascal Struijk adalah pemain muda yang terus berkembang, dan saya yakin dia akan bangkit dari situasi ini. Yang terpenting adalah kami tetap kompak dan meraih tiga poin,” tambah Hurzeler.
Hasil ini juga menjadi bukti bahwa Brighton mampu tampil efektif meski dalam tekanan. Dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, tim asuhan Fabian Hurzeler semakin menunjukkan taringnya di kancah Premier League musim ini.











