Harga iPhone 18 Pro Tembus Rp58 Juta, Apple Pangkas Produksi Akibat Sepi Peminat

Harga iPhone 18 Pro Tembus Rp58 Juta, Apple Pangkas Produksi Akibat Sepi Peminat
Harga iPhone 18 Pro Tembus Rp58 Juta, Apple Pangkas Produksi Akibat Sepi Peminat

FaktaHari – 09 Oktober 2026 | Jakarta – Gempita peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia pada awal Oktober 2026 diwarnai dengan dua kabar kontras. Di satu sisi, Apple membuka pre-order dengan harga yang fantastis, namun di sisi lain, perusahaan berbasis di Cupertino itu dilaporkan memangkas pesanan komponen hingga 15 persen akibat melemahnya permintaan global. Harga iPhone 18 Pro yang mulai dari Rp27,5 juta untuk varian dasar 256 GB disebut menjadi salah satu faktor utama penurunan minat beli konsumen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Apple secara resmi membuka pemesanan awal untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia pada 7 Oktober 2026. Penjualan perdana dijadwalkan pada 16 Oktober 2026 melalui jaringan 219 gerai iBox dan kanal daring. CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membantu pelanggan mengenal perangkat anyar ini. Namun, di tengah euforia peluncuran, laporan dari Nikkei Asia mengungkapkan bahwa Apple telah meminta sejumlah pemasok untuk mengurangi produksi komponen untuk kedua model premium tersebut. Pemangkasan pesanan ini terjadi karena kenaikan harga chip memori yang mendorong Apple menaikkan banderol perangkat, sehingga menekan daya beli konsumen.

Di Amerika Serikat, harga iPhone 18 Pro dimulai dari 1.199 dolar AS, sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol 1.299 dolar AS. Angka ini melonjak 100 dolar AS dibandingkan seri pendahulunya. Di Indonesia, lonjakan harga semakin terasa. Untuk varian tertinggi, iPhone 18 Pro Max 2TB, konsumen harus merogoh kocek hingga Rp58,999 juta. Jumlah tersebut nyaris setara dengan total gaji pokok dan tunjangan jabatan presiden selama sebulan. Perbandingan dengan harga di negara tetangga juga cukup mencolok. Di Singapura, iPhone 18 Pro 256 GB dijual 1.899 dolar Singapura (sekitar Rp26,74 juta), lebih murah Rp760 ribu dibandingkan harga di Indonesia. Selisih harga melebar pada varian 2TB, di mana harga iPhone 18 Pro Max di Singapura lebih murah Rp4,09 juta.

Meski demikian, tidak semua pasar menunjukkan respons negatif. Di China, penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max justru lebih baik dibandingkan seri iPhone 17 Pro. Namun secara keseluruhan, Apple tampak mengambil langkah hati-hati dengan menyesuaikan volume produksi. Pemangkasan pesanan komponen untuk Oktober disebut mencapai 15 persen dari jumlah yang sebelumnya diminta. Langkah ini diambil ketika Apple juga menaikkan harga iPad dan MacBook pada Juni lalu karena kenaikan biaya chip memori. Di Indonesia, animo pasar terhadap seri iPhone terbaru sebenarnya masih tergolong tinggi. Saat iPhone 17 diluncurkan pada Oktober 2025, pre-order melalui iBox menembus lebih dari 10.000 unit. Data Counterpoint Research mencatat ponsel premium (di atas 600 dolar AS) menguasai 8,3 persen dari total pengapalan ponsel pintar di Indonesia pada kuartal pertama 2026, tumbuh 30 persen secara tahunan.

Dari sisi spesifikasi, iPhone 18 Pro ditenagai chip A20 Pro yang dirancang untuk meningkatkan kinerja perangkat, efisiensi daya, serta pemrosesan kecerdasan buatan. Kamera utama 48 megapiksel kini dilengkapi fitur variable aperture yang memungkinkan pengaturan bukaan lensa secara fleksibel. Kedua model menggunakan layar Super Retina XDR OLED dengan refresh rate 120Hz. iPhone 18 Pro memiliki layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 18 Pro Max hadir dengan layar 6,9 inci. Perangkat ini menjalankan iOS 27 dengan dukungan Apple Intelligence dan pengembangan fitur Siri berbasis AI. Namun, ketersediaan sejumlah fitur AI dapat berbeda menurut bahasa dan wilayah.

Menariknya, Apple juga melakukan penyesuaian harga untuk model-model lama. Mulai 1 Oktober 2026, harga iPhone 15 mengalami pemangkasan hingga Rp1,5 juta per unit. Varian iPhone 15 128 GB kini dijual Rp13,999 juta, sementara varian 256 GB menjadi Rp15,499 juta. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk membersihkan stok lama sekaligus memberikan alternatif bagi konsumen yang merasa harga iPhone 18 Pro terlalu tinggi.

Kesimpulannya, meski iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menawarkan peningkatan teknologi yang signifikan, harga yang melambung tinggi menjadi batu sandungan di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Apple kini berada di persimpangan: harus menyeimbangkan antara inovasi dan daya beli konsumen. Bagi calon pembeli di Indonesia, keputusan untuk membeli iPhone 18 Pro atau beralih ke seri lama kini bergantung pada prioritas antara fitur terbaru dan kewajaran harga.

Exit mobile version