Prabowo Tunjuk 2 Wamenhan, Ini Pembagian Tugas Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari

Prabowo Tunjuk 2 Wamenhan, Ini Pembagian Tugas Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari
Prabowo Tunjuk 2 Wamenhan, Ini Pembagian Tugas Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari

FaktaHari – 17 Oktober 2026 | Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk dua perwira tinggi TNI berpangkat bintang empat sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) dalam Kabinet Merah Putih. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026). Kehadiran Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan pertahanan negara di tengah dinamika geopolitik yang semakin cepat berubah.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pembagian tugas kedua Wamenhan ini dirancang agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan. Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa pembagian fokus kepemimpinan menjadi sangat vital seiring dengan peningkatan beban kerja di Kementerian Pertahanan. “Seiring dengan peningkatan beban kerja di Kementerian Pertahanan, pembagian fokus kepemimpinan menjadi sangat vital,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Richard Tampubolon sendiri dipercaya menjabat sebagai Wamenhan I yang membidangi Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan. Tugasnya mencakup pembinaan doktrin militer, perancangan arah kebijakan strategi pertahanan nasional, serta perencanaan pembangunan kekuatan TNI jangka panjang. Sementara itu, Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wamenhan II bertanggung jawab di bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi. Fokusnya meliputi modernisasi alutsista, penguatan ekosistem kemandirian industri pertahanan dalam negeri, alih teknologi, serta pengelolaan rantai pasok logistik pertahanan.

Usai dilantik, Richard Tampubolon menyatakan bahwa pembagian tugas tersebut telah diatur melalui Keputusan Presiden (Keppres). Meski memiliki bidang kerja masing-masing, ia menegaskan akan tetap berkolaborasi dengan Yusuf Jauhari dalam membantu tugas Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. “Ya pembagiannya sudah ada, job description ya. Kebetulan kami sebagai Wamenhan I, beliau (Yusuf) Wamenhan II. Intinya kalau di Wamenhan I itu bagaimana strategi, doktrin dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau industri dan logistik pertahanan,” kata Richard.

Richard Tampubolon juga menegaskan kesiapannya menjalankan tugas negara sesuai perintah Presiden, termasuk jika harus pensiun dini dari dinas militer. “Ya saya siap sebagai prajurit apa saja,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Richard Tampubolon untuk mengabdi kepada bangsa dan negara di posisi barunya.

Marsekal TNI Yusuf Jauhari menekankan pentingnya memperkuat industri pertahanan dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan TNI sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita. Dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tapi bagaimana juga ekonomi bergerak. Demikian juga teknologi transfer maupun pemanfaatan teknologi, baik secara pertahanan maupun berkolaborasi dengan kepentingan yang lain,” tutur Yusuf.

Latar belakang Richard Tampubolon yang merupakan jenderal Kopassus dan pernah menjabat sebagai Kasum TNI menjadi pertimbangan penunjukannya. Pria kelahiran Toba, Sumatera Utara, 57 tahun lalu ini memiliki pengalaman panjang di satuan infanteri atau pasukan tempur Angkatan Darat. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Inspektur Jenderal TNI AD (Irjenad) 2022-2023, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III di Timika, Papua Tengah, hingga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sejak 24 Juli 2024 sampai 15 Oktober 2026. Selain itu, Richard Tampubolon juga aktif sebagai Wakil Ketua Pelaksana 1 Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Wakil Ketua I Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) masa bakti 2024-2028.

Dengan pembagian tugas yang jelas, diharapkan Kementerian Pertahanan dapat lebih responsif dalam menghadapi ancaman geopolitik dan perkembangan teknologi. Kolaborasi antara Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari di bawah kendali Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjadi kunci untuk mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan mandiri. Masyarakat pun menaruh harapan besar agar kedua Wamenhan ini mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan pertahanan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *