FaktaHari – 05 November 2026 | Olympiacos terus menunjukkan performa impresif di fase liga Liga Europa 2026-2027. Pada matchday keempat yang digelar di Roazhon Park, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, klub asal Yunani itu berhasil menahan imbang tuan rumah Rennes dengan skor 0-0. Hasil ini membuat Olympiacos tetap tak terkalahkan dengan koleksi 10 poin dari tiga kemenangan dan satu imbang, sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara.
Pertandingan ini sejatinya berlangsung sengit. Olympiacos mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen pada babak pertama. Peluang emas didapat melalui sundulan Armando ‘Hormiga’ González pada menit kedua yang masih melambung di atas mistar. Selain itu, sepakan Kostas Fortounis dan Gustavo Puerta sempat mengancam, namun bola sepakan Puerta membentur tiang gawang. Di sisi lain, Rennes yang tampil sebagai tuan rumah juga memberikan perlawanan sengit, terutama melalui Bryan Reynolds dan Mousa Al-Taamari. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap 0-0.
Pelatih Olympiacos, Imanol Alguacil, memberikan kesempatan kepada Armando González untuk tampil sebagai starter. Penyerang asal Meksiko itu bermain selama 59 menit sebelum digantikan oleh Roman Yaremchuk. Meski tidak mencetak gol, kontribusi González di lini depan cukup merepotkan pertahanan Rennes. Ini menjadi penampilan kedua González sebagai starter di kompetisi Eropa musim ini. Sebelumnya, ia sempat mencetak gol kemenangan 1-0 atas Sparta Praha pada matchday ketiga, yang membuat Olympiacos meraih tiga poin penuh.
Keberhasilan Olympiacos menjaga rekor tak terkalahkan tidak lepas dari strategi Alguacil yang solid. Sejak ditunjuk sebagai pelatih, ia mampu membawa tim bermain disiplin, baik saat menyerang maupun bertahan. Kualitas pemain seperti Fortounis, Puerta, dan Leon Bailey menjadi motor serangan, sementara lini belakang yang dikomandoi Stefan Ortega tampil kokoh dengan mencatat cleansheet di laga ini. Dengan hasil ini, Olympiacos masih bersaing ketat dengan tim-tim besar Eropa lainnya seperti Benfica, Bayer Leverkusen, dan Ferencvaros yang juga meraih hasil positif pada matchday sebelumnya.
Di sisi lain, hasil imbang ini membuat Rennes tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi enam poin. Meski demikian, tim asal Prancis itu masih memiliki peluang untuk lolos ke fase gugur. Pelatih Rennes, Bruno Génésio, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang mampu menahan gempuran Olympiacos, terutama di babak kedua. “Kami bermain melawan tim yang sangat kuat. Olympiacos adalah salah satu favorit di kompetisi ini. Satu poin ini penting untuk kami,” ujarnya seusai pertandingan.
Bagi Olympiacos, hasil imbang ini tetap menjaga asa untuk melaju jauh di Liga Europa. Klub dengan julukan Thrylos ini memang memiliki sejarah panjang di kompetisi Eropa, termasuk pernah mengalahkan AC Milan 3-1 di fase grup Liga Europa 2018-2019. Kini, dengan materi pemain yang mumpuni dan semangat juang tinggi, Olympiacos berpeluang mengulang kesuksesan serupa. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat bagi pasukan Alguacil, yang akan menjamu wakil Jerman, Bayer Leverkusen, di Piraeus.
Dengan performa konsisten dan rekor tak terkalahkan, Olympiacos layak diperhitungkan sebagai kuda hitam di Liga Europa musim ini. Dukungan penuh dari suporter di Stadion Karaiskakis akan menjadi tambahan energi bagi tim untuk terus melaju. Jika mampu mempertahankan tren positif ini, bukan tidak mungkin Olympiacos akan melangkah jauh, bahkan hingga babak final.











